Bigmatch Super League Pekan 22, Macan Kemayoran Libas Juku Eja 2-1
SELEBRASI--- Pemain asing PSM Makassar, Shereddin Boboev melakukan selebrasi usai mencetak gol penyama ke gawang Persija pada laga pekan 22 BRI Super League di JIS Jumat (20/2/2026). Macan Kemayoran libas Juku Eja 2-1.(Foto : MO PSM for Disway)--
HARIAN DISWAY,JAKARTA----PSM Makassar kembali tumbang. Kali ini di tangan Persija Jakarta. Bertarung pada Bigmatch Super League Pekan ke-22 di Jakarta Internasional Stadium atau JIS, Jumat (20/2/2026) malam, Macan Kemayoran libas Juku Eja 2-1.
Persija yang tampil dominan sejak awal laga sempat dibuat kesulitan menembus pertahanan PSM. Baru pada menit 30, Persija berhasil membongkar pertahanan PSM yang digalang Yuran Fernandes.
Tandukan A Araije merobek gawang PSM yang dikawal oleh Reza Pratama. 1-0, Persija memimpin. Gol Persija itu direspon cepat oleh PSM. Sebuah pergerakan Rezky Eka di sisi kiri pertahanan Persija menciptakan peluang gol.
Sepakan Rezky tak mampu ditahan sempurna oleh kiper Persija, Andritani. Bola rebound yang lepas dari tangkapan Andritani berhasil dimanfaatkan oleh Shereddin Boboev. Sontekan kerasnya membobol gawang Persija di menit 37. Skor pun menjadi imbang 1-1. Hingga jeda babak pertama, skor 1-1 bertahan.
Di babak kedua, Persija masih tetap mempertahankan penguasaan bola. Walhasil, pada menit 66, Maxwell membawa Persija kembali unggul 2-1 memanfaatkan kesalahan yang dibuat kiper PSM, Reza Arya Pratama.
Reza yang menendang bola operan Yuran justru mengarah ke Maxwell yang tanpa ampun menghukum dengan sebuah sundulan keras.
Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha menyatakan timnya telah berupaya tampil agresif. Itu dibuktikan dengan skor imbang di babak pertama. Akan tetapi, sebuah kesalahan di babak kedua membuat timnya harus dihukum.
"Kami bisa mengimbangi lawan. Hanya karena kesalahan, tim kami harus menerima hukuman," ucap Trucha dalam konferensi pers usai laga.
Trucha juga kecewa dan mempertanyakan kenapa VAR tidak aktif sepanjang laga.
"Memang sebelum laga ada penyampaian dari perangkat pertandingan bahwa VAR tak berfungsi karena kendala teknis. Namun, hingga half time tak ada informasi lanjutan," sesal Trucha.
Menurut Trucha, tidak berfungsinya VAR mengubah dinamika pertandingan. Semua yang terjadi di lapangan sepenuhnya menjadi keputusan wasit.
"Sayang sekali di liga Indonesia yang kompetitif, VAR tidak berfungsi," ungkapnya.
Pasca kemenangan atas PSM, Persija naik ke peringkat kedua menempel Persib Bandung yang bertengger di pucuk klasemen sementara Super League dengan koleksi poin sama, 47. Persija menggeser Borneo yang turun ke posisi tiga dengan 46 poin.
Sumber:

