DPRD Kota Makassar
PEMKOT MAKASSAR

Pesta Siaga Perdana, Bupati Gowa Tekankan Pendidikan Karakter Siri' na Pacce

Pesta Siaga Perdana, Bupati Gowa Tekankan Pendidikan Karakter Siri' na Pacce

PESTA SIAGA--- Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang memasangkan tanda peserta kepada anak Pramuka pada pembukaan Pesta Siaga di Lapangan Bontonompo, Sabtu (18/2026)--

BONTONOMPO, HARIAN DISWAY----Siri na Pacce merupakan falsafah hidup masyarakat Bugis dan Makassar. Simbol penyatuan dari nilai harga diri (Siri') dengan empati sosial (Pacce).

Siri' berarti rasa malu yang bermartabat untuk menjaga kehormatan, sedangkan "Pacce" adalah rasa pedih atau solidaritas kemanusiaan terhadap penderitaan sesama.

Nilai budaya lokal seperti prinsip Siri' na Pacce harus ditanamkan kepada anak-anak sebagai pendidikan karakter sejak dini.

Demikian ditekankan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang saat menghadiri Pesta Siaga Perdana Kwartir Ranting (Kwarran) Pramuka Kecamatan Bontonompo, Sabtu (18/4/2026). 

“Ketika anak-anak belajar jujur dan tidak curang, disitulah mereka menjaga siri’. Ketika mereka membantu teman, di situlah pacce tumbuh,” tuturnya.

Bupati perempuan sekaligus Ketua Kwarcab Gowa itu berkata, bahwa Pesta Siaga memberi dampak penting bagi pembentukan karakter generasi muda. Ia melihat kegiatan ini sebagai ruang tumbuh yang menanamkan keberanian, kejujuran, dan kepedulian sejak usia dini.

“Pesta Siaga ini adalah media tempat anak-anak kita belajar menjadi berani, jujur, dan saling menyayangi,” ujar Bupati Talenrang.

Makanya itu, ia mengajak seluruh peserta Pesta Siaga untuk memaknai kegiatan ini sebagai pengalaman berharga.

“Saya ingin anak-anak pulang bukan hanya membawa hadiah, tetapi membawa pengalaman, persahabatan, dan kenangan yang akan membentuk mereka menjadi pribadi yang lebih baik,” imbuhnya.

Kegiatan Pesta Siaga Perdana itu diikuti 448 peserta dari 28 sekolah dasar se-Kecamatan Bontonompo.

Ketua Kwartir Ranting Bontonompo, Zulfilaeli menyampaikan, kegiatan ini menjadi yang pertama kali diselenggarakan di Kabupaten Gowa dengan menghadirkan ruang belajar yang menyenangkan. Melalui permainan edukatif, kebersamaan, serta nilai-nilai kepramukaan. 

Menurut Zulfilaeli, antusiasme dari seluruh siswa yang ikut Pesta Siaga menunjukkan besarnya kebutuhan ruang pembinaan karakter berbasis kegiatan kreatif. 

“Harapan kami Pesta Siaga ini bisa terus dilaksanakan ke depan dan menjadi bagian penting dalam membentuk karakter anak bangsa, khususnya di Kabupaten Gowa,” ungkapnya.

Zulfilaeli juga menegaskan bahwa inisiatif penyelenggaraan kegiatan ini berangkat dari keinginan untuk memperkenalkan Pesta Siaga kepada masyarakat luas.

Sumber: