Limbah RPH-Penggemukan Sapi Resahkan Warga, Kadis Nakbun Gowa : Segera Ditutup
DIKELUHKAN--- Lokasi RPH dan penggemukan sapi di Kecamatan Pattallassang, Gowa yang dikeluhkan masyarakat diabadikan, Rabu (20/5/2026)--
PATTALLASSANG, HARIAN DISWAY---Aktivitas rumah potong hewan atau RPH dan penggemukan sapi di Dusun Sangnging-sangnging, Desa PATTALLASSANG, Kecamatan PATTALLASSANG, Gowa menjadi keluhan masyarakat.
Bagaimana tidak. RPH dan penggemukan sapi atas nama CV Cahaya Intang Permata Dg Nyampa yang letaknya di tengah pemukiman itu menimbulkan limbah yang mengganggu kenyamanan masyarakat disekitarnya.
Pembuangan air limbah RPH dan penggemukan sapi di area terbuka tersebut mencemari lingkungan. Air di dalam drainase bercampur kotoran sapi dan mengeluarkan bau busuk yang menyengat.
Warga pemilik toko di sekitar RPH dan penggemukan sapi itu pun dibuat meradang.
"Kami harap pihak terkait untuk menyikapi masalah ini. Segera bersikap pindahkan atau tutup," desak NS tokoh masyarakat Pattallassang, Rabu (20/5/2026).
Menurutnya, aparat terkait tidak boleh membiarkan aktivitas RPH dan penggemukan sapi itu terus berjalan. Sebab, pencemaran lingkungan yang dtimbulkan sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat. Jangan sampai juga, RPH dan penggemukan sapi itu diduga tidak memiliki izin.
"Air limbah yang tidak dikelola dengan baik berdampak langsung penurunan kualitas sanitasi dan memicu berbagai gangguan kesehatan. Ancaman utamanya meliputi penyebaran penyakit menular, seperti diare dan kolera serta gangguan kulit. Jadi kami mohon aparat terkait segera bertindak tegas," desaknya.
Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan (Kadis Nakbun) Pemkab Gowa, Muh Chaerul Aswar yang dikonfirmasi menegaskan segera menindaklanjuti RPH dan penggemukan sapi tersebut.
Chaerul menyampaikan, pihaknya terlebih dahulu akan turun melakukan survei izin kemudian melakukan penutupan.
"Mungkin tidak ada izinnya itu. Makanya, akan disurvei untuk memastikan ada izinnya atau tidak. Lalu kita tutup," tegas Chaerul.
Camat Pattallassang, Andi Pangeran Subair saat dikonfirmasi terpisah mengaku telah melakukan teguran kepada pemilik RPH.
"Sudah saya beri teguran tertulis. Rencana, Jumat lusa saya turun lagi memberi teguran," akunya.(rus)
Sumber:


