DPRD Kota Makassar
PEMKOT MAKASSAR

Sensus Ekonomi 2026, 777 Petugas Diterjunkan di Gowa

Sensus Ekonomi 2026, 777 Petugas Diterjunkan di Gowa

SENSUS EKONOMI-- Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang mengenakan rompi kepada petugas Sensus Ekonomi 2026 di halaman kantor bupati, Jumat (12/6/2026)--

GOWA, HARIAN DISWAY-----Sensus Ekonomi 2026 segera berjalan di seluruh tanah air. Khusus di kabupaten Gowa ada 777 petugas diterjunkan. Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 ditandai dengan Apel Besar di halaman kantor bupati Gowa, Jumat (12/6/2026).

Kepala BPS Kabupaten Gowa, Joko Siswanto mengatakan petugas sensus akan melakukan pendataan secara door to door, mulai 15 Juni - 31 Agustus 2026 mendatang. Sasaran sensus ekonomi 2026 ialah seluruh masyarakat mulai dari rumah tangga hingga unit usaha. 

"Sensus Ekonomi 2026 akan melibatkan 777 petugas lapangan yang tersebar di 18 kecamatan dan melakukan secara door to door," sebut Joko Siswanto.

Joko menerangkan, petugas Sensus Ekonomi 2026 sebagian besar direkrut dari wilayah tempat mereka bertugas. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi berbagai tantangan geografis.

“Memang kami merekrut petugas dari masyarakat setempat sehingga mereka memahami karakteristik wilayahnya masing-masing. Dengan begitu berbagai kendala geografis dapat diminimalkan karena petugas sudah mengenal kondisi daerahnya,” terangnya.

Joko menjelaskan, sensus ini sangat penting karena selama beberapa tahun terakhir terjadi berbagai perubahan pola dan struktur ekonomi masyarakat, termasuk perubahan yang dipicu oleh pandemi COVID-19.

“Pandemi mengubah banyak hal. Transaksi yang sebelumnya banyak dilakukan secara langsung beralih ke platform digital. Perubahan-perubahan inilah yang ingin kami tangkap sehingga nantinya diperoleh gambaran utuh mengenai kondisi ekonomi masyarakat saat ini,” tukasnya.

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang yang memimpin Apel Besar Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 menyampaikan dukungan penuh pemda terhadap pelaksanaan sensus ini.

Kata dia, Sensus Ekonomi 2026 merupakan program strategis yang sangat penting bagi pemerintah daerah dalam memperoleh gambaran riil kondisi dan perkembangan ekonomi masyarakat.

"Pemkab Gowa merespons serius program Sensus Ekonomi karena sangat berguna untuk melihat kondisi ekonomi daerah ini secara menyeluruh. Terlebih tantangan ekonomi kita hari ini sudah jauh berbeda dibandingkan sepuluh tahun yang lalu sehingga harus berbicara dengan angka dan fakta lapangan yang nyata,” ungkapnya.

Bupati perempuan itu menegaskan telah menginstruksikan kepada semua camat agar melakukan pendampingan  Baik terhadap petugas sensus. Pun kepada pelaku usaha saat proses pendataan.

"Saya meminta para camat melakukan pendampingan di lapangan sehingga sensus ekonomi ini berjalan lancar," tegasnya.

Lebih jauh pengukir sejarah sebagai bupati perempuan pertama kabupaten Gowa itu menguraikan, salah satu fokus Sensus Ekonomi ialah melacak shadow economy, yakni aktivitas ekonomi yang tidak terlihat secara fisik namun perputaran uangnya nyata.

Mulai dari online shop rumahan, creativepreneur, hingga para pekerja lepas digital (freelancer) seperti content creator, YouTuber, selebgram, animator, hingga desainer grafis yang tumbuh di Gowa pasca-pandemi.

Sumber: