HUT IDAI, Sekda Gowa Paparkan Keberhasilan Imunisasi Zero Dose
HUT IDAI--- Sekda Gowa, Andy Aziz Peter menerima cendera mata di sela HUT IDAI Sulsel di Baruga Tinggimae, Sabtu (13/6/2026)--
GOWA, HARIAN DISWAY-----Pelaksanaan program imunisasi Zero Dose berjalan sukses di kabupaten Gowa. Fakta itu berkat kerja sama smua elemen.
Hal ini dipaparkan Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis Peter saat menghadiri seminar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) IDAI ke-72 di Baruga Tinggimae Rujab Bupati, Sabtu (13/6/2026).
Seminar itu mengangkat tema "Optimalisasi Perkembangan Otak dan Tatalaksana Penyakit Infeksi pada Anak".
"Pemkab Gowa berhasil melampaui target nasional Imunisasi Zero Dose berkat kerja keras lintas sektor. Imunisasi ini sukses menjangkau anak-anak yang belum pernah mendapatkan imunisasi dasar, sehingga capaian imunisasi Gowa berhasil melampaui target nasional," Papar Sekda Aziz.
Keberhasilan imunisasi Zero Dose tersebut, lanjut dia sangat menunjang penanganan angka stunting.
"Prevalensi stunting Kabupaten Gowa berhasil turun secara signifikan dari sekitar 33 persen pada tahun 2022 menjadi 21,1 persen pada tahun 2023 dan terus menurun hingga mencapai sekitar 17 persen. Capaian ini merupakan hasil kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, organisasi profesi, kader kesehatan, hingga masyarakat,” ungkapnya.
Meski menunjukkan tren positif, Sekda Aziz mengingatkan bahwa tantangan kesehatan ke depan masih besar. Diperlukan penguatan jejaring antara pemerintah, akademisi, fasilitas kesehatan, dan organisasi profesi seperti IDAI.
Untuk itu, ia berharap keberadaan IDAI Cabang Sulawesi Selatan dapat terus memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan anak.
Termasuk, memperkuat kapasitas tenaga medis, serta mengambil peran bersama pemerintah daerah dalam upaya menurunkan angka stunting.
"Di usia yang semakin matang ini, kami berharap IDAI terus menjadi organisasi profesi terdepan dalam mewujudkan generasi Indonesia, khususnya di Kabupaten Gowa, yang sehat, cerdas dan berkualitas," tukasnya.
Bekas Kadis Koperasi UMKM Gowa itu menekankan pentingnya perhatian khusus pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) anak sebagai periode emas perkembangan otak. Dukungan nutrisi yang kuat, stimulasi tepat, serta perlindungan dari infeksi akan menentukan produktivitas anak di masa depan.
“Perkembangan otak yang optimal akan berpengaruh langsung terhadap kemampuan belajar, kecerdasan, produktivitas dan kualitas hidup anak di masa mendatang. Karena itu, investasi terbaik yang dapat kita lakukan hari ini adalah memastikan setiap anak memperoleh kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal,” jelasnya.
Ketua IDAI Cabang Sulsel, dr Idham Jaya Ganda mengatakan, bahwa posisi IDAI Sulawesi Selatan dan anggotanya mempunyai komitmen untuk membangun kebersamaan dan senergi dengan seluruh pememrintah daerah, seluruh stakehorder dalam rangka mengatasi angak kesakitan dan angka kematian anak.
Menurutnya, karena di tangan anak-naka inilah kelak lahir generasi emas Indoensai. Generasi yang sehat jiwa raganya, cerdas pikirannya, kuat daya saingnya serta luhur akhlak dan moralnya.
Sumber:

