DPRD Kota Makassar
PEMKOT MAKASSAR

Mulawarman: Tidak Ada Gunanya Appi Tinggal di Golkar

Mulawarman: Tidak Ada Gunanya Appi Tinggal di Golkar

Jurnalis Senior, Mulawarman.--

DISWAY SULSEL - Jurnalis Senior, Mulawarman menyarankan  Munafri 'Appi' Arifuddin  yang menjabat Ketua Golkar Makassar untuk segera hengkang dari partai beringin, sebelum  diusir keluar dari Golkar  dengan cara klasik, dibuat tidak nyaman berada di dalam partai.

"Sangat jelas, yang elit Golkar di Jakarta inginkan, adalah  Aco alias IAS atau Ilham Arif Sirajuddin, bukan Appi," kata Mulawarman kepada sejumlah awak media di Cafe Enreco Boulevard, Rabu, (26/8/2026).

Mulawarman yang karib disapa Kak Mul itu, menyebut kalau diskresi dari DPP Partai Golkar untuk IAS, adalah bentuk sikap jelas dan tegas dari elit DPP Partai Golkar di Jakarta yang tidak menginginkan Appi, tapi menginginkan IAS di Golkar.

Menurut Mulawarman, kasus pengambilan uang Fraksi Golkar di DPRD Makassar oleh Iswan pengurus  Golkar Makassar yang mengaku Plt Sekretaris Golkar Makassar yang ditunjuk oleh IAS, adalah upaya elit Golkar Sulsel untuk membuat Appi tidak nyaman berada di Partai Golkar.

"Klasik mengusir kader Partai keluar dari Partai dengan cara membuat kader tidak nyaman di Partai, sampe kader keluar sendiri dengan sukarela berpindah Partai," ungkap Mulawarman menunjuk sejumlah kasus kader Partai, bahkan pimpinan Partai lompat pagar berpindah Partai, karena sudah merasa tidak nyaman di Partainya.

Mulawarman menegaskan, bahwa tidak ada gunanya bagi Appi bertahan di Golkar. "Bertahan di Golkar akan merugikan Appi, baik sebagai sosok, apalagi sebagai Walikota Makassar. Waktu Appi akan banyak terbuang sia-sia melayani  upaya-upaya elit Golkar membuatnya tidak nyaman di Partai," kata Mulawarman.

Ditanya awak media, apakah Bahlil Ketua Umum DPP Partai Golkar  tau kasus Appi dibuat tidak nyaman di Partai Golkar Sulsel? Mulawarman  menjawab, bahwa Ketua DPD I, Ketua DPD II dan Sekretaris Golkar wilayah,  adalah jabatan milik Ketum DPP Golkar. Lazimnya di Partai Golkar,  Ketua DPD I, DPD II dan Sekretaris Wilayah, dibawa kendali langsung Ketum Golkar.

"Tapi untuk sekarang, Bahlil yang merasa cukup kuat dan aman di elit nasional, Bahlil gak peduli. Bahlil gak peduli Appi, termasuk gak peduli latar Appi dan segalanya yang berkaitan dengan Appi,," tandas Mulawarman.(*)

Sumber: