DPRD Kota Makassar
PEMKOT MAKASSAR

Limbah Ikan Paotere dan Peluang Membangun Ekonomi Sirkular

Limbah Ikan Paotere dan Peluang Membangun Ekonomi Sirkular

--

Oleh: Mashud Azikin

Anggota Dewan Lingkungan Kota Makassar

 

MAKASSAR — Setiap pagi, Paotere menyaksikan pertemuan antara laut dan kota. Perahu-perahu nelayan datang membawa hasil tangkapan. Ikan diturunkan, pedagang membuka lapak, buruh mengangkut keranjang, dan pembeli mulai berdatangan.

 

Dari tempat ini, laut memberi makan kota.

 

Namun, ketika aktivitas perdagangan berlangsung, sebagian hasil laut yang tidak dikonsumsi berubah menjadi limbah. Jeroan, kepala, insang, sisik, tulang, dan darah ikan bercampur dengan air cucian lalu masuk ke saluran pembuangan. Sebagian lainnya menumpuk di sekitar area pasar.

 

Di sinilah ironi Paotere terlihat jelas. Laut memberikan sumber penghidupan, tetapi sisa dari pemberian itu justru berpotensi kembali ke lingkungan sebagai pencemar.

 

Persoalan ini membuat Paotere tidak sekadar menjadi pasar ikan. Paotere adalah cermin bagaimana sebuah kota memperlakukan sumber daya alam yang menopang kehidupannya.

 

Laut Bukan Gudang Pangan Tanpa Batas

Sumber: