TEP Unhas Dorong Rangkong Papua Jadi Ikon Ekowisata Kampung Weri
Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Hasanuddin (Unhas) mendorong pengembangan rangkong Papua atau “Taon-taon” dalam bahasa lokal sebagai daya tarik ekowisata di Kampung Weri, kawasan transmigrasi Weri-Saharey, Kabupaten Fakfak, Papua Barat.--
DISWAY, SULSEL - Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Hasanuddin (Unhas) mendorong pengembangan rangkong Papua atau “Taon-taon” dalam bahasa lokal sebagai daya tarik ekowisata di Kampung Weri, kawasan transmigrasi Weri-Saharey, Kabupaten Fakfak, Papua Barat.
Rangkong Papua merupakan salah satu burung endemik Pulau Papua yang keberadaannya terus mengalami penurunan. Burung ini dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata alam sekaligus menjadi bagian dari upaya pelestarian keanekaragaman hayati di Kampung Weri.
Upaya tersebut mulai dilakukan melalui pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kampung Weri oleh Tim 4 TEP Unhas bersama Pemerintah Kampung Weri pada 4-6 September 2026.
Kegiatan yang berlangsung di SMP Negeri Weri, Distrik Fakfak Timur, Kabupaten Fakfak, itu merupakan bagian dari riset dan pendampingan pengembangan wisata di kawasan transmigrasi Weri-Saharey.
Pembentukan Pokdarwis dilakukan secara partisipatif dan dipimpin Kepala Kampung Weri Marten S. Fuad, dengan pendampingan anggota TEP Unhas. Proses pemilihan pengurus berlangsung dalam suasana kondusif.
Sebelum pembentukan Pokdarwis, TEP Unhas menggelar focus group discussion (FGD) mengenai pemetaan potensi wisata. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (4/9/2026) siang itu melibatkan pemuda dan tokoh masyarakat Kampung Weri.
Setelah struktur kepengurusan terbentuk, sebanyak 20 pengurus Pokdarwis Kampung Weri dilantik pada Minggu (6/9/2026). Pelantikan dilakukan Kepala Distrik Fakfak Timur Gani Samai, S.E.
Sumber:

