JIMMY

Senin 13-01-2025,16:05 WIB
Oleh: Admin

Pasca lengser, Jimmy berposisi, negarawan senior. Lewat "Carter Centre" dan "Habitat for Humanity", didirikan bersama istrinya Rosalynne, Jimmy berkeliling dunia. Memberi bantuan kesehatan, kampanye perdamaian, HAM dan demokrasi. 

Saat Tzunami Aceh, juga Pilpres pertama, Jimmy ke indonesia. Dan atas dedikasinya di bidang sosial, 1998 dianugerahi PBB "UN Award", bidang HAM. 2002, meraih Nobel Perdamaian. "Perang kadang dibutuh, tapi perang tetaplah kejahatan. Tak pernah memberi kebaikan. Kita tak akan bisa belajar hidup damai, dengan cara saling membunuh satu sama lain" ujarnya dalam pidato.

Setahun jelang wafat, Jimmy telah meminta Biden, pidato saat upacara pelepasan jenazahnya. Meski, semi sadar meralat, "Maafkan, harusnya saya tak mengatakan itu". Dan Kamis, 9 Januari 2025 kemarin, wasiat itu ditunai Biden. Depan peti jenazah, Biden pidato, “persahabatan saya dengan Jimmy, banyak pelajaran saya petik”. (Lanjutannya, saya kutip di awal catatan ini).

Jimmy, telah pergi. Petani kacang tanah, tak dinyana memenangi Pilpres 1980. Saat sama, adik sepupu saya lahir di Blitar, saat ayahnya tugas di sana. Paman saya terinsfirasi, ikut menamai putranya Jimmy.

Tapi entah, apa adik sepupu itu tau. Soal khusus, dibawa Jimmy Carter hingga liang lahat. Ia legowo, kalah saat Pilpres 1980. Tapi disesalinya, belakangan ia tau, dirinya dikibuli.

Sandera warga Amerika di Iran, jauh sebelumnya telah dibebaskan, masa Jimmy presiden, tapi tak dipublis. Resmi dibebaskan dan dipublis, justru sekian hari setelah Reagen dilantik.

Jadwal pembebasan sandera itu, bagi Jimmy, siasat Reagen berkonspirasi Iran. Semata mengoyak reputasinya. Terbukti, Pilpres 1980 dimenangkan Reagen, bukan Jimmy lagi. Nah Loh!

 

 

Kategori :

Terkait

Rabu 26-02-2025,11:04 WIB

Indonesia Gelap

Jumat 24-01-2025,08:01 WIB

Laut Tak Suka Dikekang

Senin 20-01-2025,14:11 WIB

Tak Ada Makan Siang Gratis

Senin 13-01-2025,16:05 WIB

JIMMY

Rabu 08-01-2025,07:31 WIB

Lampu Stronking di Pambusuang