Revans, Giliran Dewa Permalukan Pasukan Ramang 0-2 di Parepare

Minggu 15-02-2026,10:27 WIB
Reporter : Rusli Haisarni
Editor : Rusli Haisarni

HARIAN DISWAY,PAREPARE---PSM Makassar kembali meradang di markas sendiri. Alih-alih meraih poin penuh, justru PSM dibekuk oleh tamunya, Dewa United pada laga lanjutan kompetisi BRI Super League pekan ke-21 di Stadion Gelora BJ Habibie Parepare, Sabtu (14/2/2026). 

Dewa sukses melakukan revans atas kekalahan 0-1 di Indomilk Arena pada pertemuan pertama musim ini dengan PSM. Kali ini, giliran Dewa yang permalukan Pasukan Ramang dengan skor 0-2 di kandang lawan. 

Dua gol kemenangan Banten Warriors julukan Dewa United tercipta di pengujung laga babak keddua. Dua gol itu dicetak oleh Vico menit 90 dan Alex Martin di masa injury time (90+4). 

Vico membawa Dewa unggul 1-0 via sepakan bola mati dari luar kotak penalti yang tak mampu dijangkau kiper PSM, Reza Arya. Berselang empat menit kemudian, Alex Martin menggandakan keunggulan Dewa menjadi 2-0. Skor 2-0 untuk keunggulan Dewa bertahan hingga wasit meniup peluit tanda laga berakhir. 

Kekalahan dari Dewa tentu saja membuat PSM dalam posisi semakin sulit. Di klasemen sementara Juku Eja tak beranjak di papan bawah. Tepatnya di posisi 13 dengan poin 23. Sedangkan Dewa merangsek naik ke peringkat 10 dengan koleksi 27 poin. 

Perjuangan PSM kian berat mengingat lawan-lawan yang dihadapi berikutnya merupakan tim kuat. Seperti Persija yang akan dihadapi pada 20 Februari 2026. Setelah itu Persebaya Surabaya di GBT. Lalu bersua Malut United. 

Pelatih PSM, Tomas Trucha menyatakan sangat kecewa dengan kekalahan dari Dewa. Ia mengakui, permainan anak asuhnya sangat buruk.

"Sangat buruk. Kita sangat buruk dari awal pertandingan. Kita cuma melihat-lihat Dewa mempermainkan bola. Dan sisa menunggu sinyal Dewa mencetak gol. Tapi entah bagaimana kita bisa menahan dan bermain 0-0 pada babak pertama," ujar Trucha pada sesi konferensi pers pasca laga.

Juru taktik berpaspor Republik Ceska itu menyampaikan telah berupaya mengubah strategi pada babak kedua. Akan tetapi, justru malah timnya kebobolan dua gol. Trucha menyinggung kartu merah yang diterima Luiz Victor pada menit 75 menjadi petaka kekalahan PSM.

"Di babak kedua kita mencoba mengubah taktik. Apakah ini hari sial atau tidak. Tapi kartu merah (Victor Luiz) itu mengubah segalanya. Terkait hasil kami minta maaf kepada tim dan suporter. Sebelumnya kita menang di laga away terakhir. Tapi main di kandang, kita gagal melanjutkan tren. Tapi saya tidak ingin effort dengan hasil ini. Kita harus bangkit," ungkap Trucha.

Pemain PSM, Daffa Salman mengaku serupa. Daffa juga kecewa, PSM dipermalukan Dewa di kandang. Padahal, ia dan kolega telah berupaya bermain maksimal.

'Kami sudah kerja-keras. Untuk itu, kita minta maaf atas kekalahan ini. Baik kepada tim maupun suporter," ucapnya.

Kubu Dewa menyambut gembira kemenangan yang diraih di kandang PSM. Kendati demikian, Pelatih Dewa United, Johannes Rikernik menyampaikan, timnya sempat kesulitan menembus pertahanan PSM di babak pertama. 

Namun setelah melakukan perubahan di babak kedua, timnya kemudian mampu menjaga keseimbangan permainan sehingga berhasil membobol gawang PSM di menit-menit akhir. 

"Melawan PSM memang selalu sulit bagi kita. Namun setelah babak pertama, kita berhasil menjaga keseimbangan. Sehingga kami senang bisa membawa pulang kemenangan dari kandang PSM," tandas Johannes.(rus)

Kategori :