HARIAN DISWAY,GOWA---Kondisi Poros Sungguminasa-Malino, Kabupaten Gowa sangat rawan bagi pengguna jalan. Titik yang selama ini mengalami kerusakan di ruas provinsi tersebut bertambah parah.
Sebuah truk pengangkut pupuk bahkan terguling saat melintas di titik jalan yang rusak pada Senin (23/2/2026) dini hari wita.
Lokasi truk yang terguling berada pada kilometer 41-42 Poros Malino, Kelurahan Lanna, Kecamatan Parangloe. Informasi yang berhasil diperoleh, sebelum kecelakaan, truk tersebut melaju dari arah Sungguminasa menuju Malino.
Truk yang melaju pelan tiba-tiba kehilangan keseimbangan saat melintas di titik jalan yang rusak, kemudian langsung terguling masuk ke pekarangan warga.
"Kejadiannya dini hari. Beruntung tidak ada korban jiwa. Pengemudi truk selamat. Hanya mengalami luka lecet saja," tutur salah seorang warga di lokasi kejadian, Daeng Kota.
Daeng Kota menuturkan, kondisi jalan tempat truk terguling memang rusak berat. Selain aspalnya terbongkar, permukaan jalan juga berlubang dan bergelombang.
"Sudah lama itu kondisinya begitu. Berlubang dan bergelombang. Sangat rawan bagi pengguna jalan," ungkapnya.
Poros Malino sebagian memang terbilang rusak parah. Kerusakan tersebar di banyak titik. Rerata, kondisi aspal terbongkar, patah dan berlubang. Kerusakan itu mulai dijumpai pada kilometer 35-36, Kelurahan Bontoparang. Kemudian di Kilometer 38-39 dan Kilometer 41-42 Kelurahan Lanna, hingga Kilometer 45-46 Desa Borisallo.
Di saat musim penghujan seperti sekarang, titik yang berlubang itu tergenang air sehingga pengendara mesti ekstra hati-hati.
"Titik paling parah itu di depan kantor desa Borisallo hingga Masjid Babussalam," ungkap Irma, warga Dusun Bontojai, Desa Borisallo, Selasa (24/2/2026).
Masyarakat pengguna jalan juga terus mengeluhkan kondisi Poros Malino yang rusak berat. Faktor cuaca ditambah mobilitas tinggi kendaraan truk tambang galian C dinilai sebagai pemicu utama kerusakan Poros Malino.
"Terutama truk-truk pengangkut tambang galian C itu. Mereka seenaknya mengangkut muatan berlebih. Itu yang merusak jalan. Belum lagi, muatannya tidak ditutup terpal. Kadang pula menguasai jalan dengan mengambil jalur pengendara lain. Menjengkelkan sekali. Harusnya aparat terkait atensi itu," ketus Iis salah satu pengendara mobil.
Poros Malino sendiri sudah masuk agenda program perbaikan Pemprov Sulsel. Akan tetapi hingga masuk bulan Ramadan 1447 Hijriah, belum ada tanda-tanda perbaikan.
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman saat groundbeaking MYP 2 di Galesong Takalar beberapa waktu lalu menyampaikan, perbaikan Poros Malino satu paket dengan program preservasi ruas Bu'rung-bu'rung-Bili-bili, Sapaya hingga batas Jeneponto. Pun ruas Sungguminasa hingga batas Sinjai.
"Ada 52 kilometer ruas jalan provinsi di Kabupaten Gowa yang masuk program perbaikan secara bertahap," tandas ASS akronim Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.(rus)