Event Makassar Half Marathon 2026 Diproyeksikan Dongkrak Ekonomi Hingga Rp35 Miliar

Sabtu 09-05-2026,14:12 WIB

DISWAY SULSEL  — Memasuki tahun kelima penyelenggaraannya, Makassar Half Marathon (MHM) 2026 kembali digelar dengan target memperkuat posisi Kota Makassar sebagai salah satu destinasi sport tourism terbesar di Indonesia Timur. 

Event lari tahunan ini dijadwalkan berlangsung pada akhir Mei 2026 dan diproyeksikan memberikan dampak ekonomi signifikan.

Apalagi  MHM  tahun ini akan menghadirkan standar penyelenggaraan yang lebih profesional melalui dukungan sertifikasi resmi PB PASI, penguatan layanan medis internasional, hingga sistem racecourse yang terintegrasi.

“Dukungan pemerintah merupakan stimulus strategis agar MHM dapat mempertahankan standar keselamatan tertinggi. Sinergi antara kontribusi publik dan dukungan kebijakan ini sangat krusial dalam mewujudkan event yang kompetitif sekaligus aman bagi seluruh peserta,” ujar Arief Rachman Nur dari pihak penyelenggara dalam keterangannya,  Sabtu, (9/5/2026).

Berbagai peningkatan dilakukan dalam pelaksanaan MHM 2026, mulai dari penyediaan fasilitas medis dengan perangkat life support di sepanjang rute, kalibrasi rute resmi bersertifikat PB PASI, manajemen penutupan jalan yang sistematis, hingga penerapan timing system dan registrasi berbasis website.

Tak hanya berfokus pada olahraga, MHM 2026 juga diperkirakan membawa efek ekonomi besar bagi Kota Makassar. 

Penyelenggara memproyeksikan kehadiran sekitar 20 ribu pendatang yang terdiri dari peserta, keluarga, dan tim pendamping. Lebih dari 50 persen peserta disebut berasal dari luar kota.

Dengan estimasi pengeluaran harian peserta antara Rp580 ribu hingga Rp2 juta per orang dan rata-rata masa tinggal selama tiga malam, perputaran uang selama event diprediksi mencapai Rp35 miliar hingga Rp120 miliar.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar, Syamsul Bahri, mengatakan kehadiran ribuan pelari akan berdampak langsung pada tingkat hunian hotel, sektor transportasi, hingga pelaku UMKM kuliner.

“Ini adalah wujud nyata bagaimana kegiatan olahraga mampu menjadi mesin pertumbuhan ekonomi kota,” katanya.

Pada penyelenggaraan tahun ini, MHM juga memperkenalkan inovasi bertajuk “Triple Medals Challenges” yang diikuti sekitar 500 pelari. Selain kategori Half Marathon dan 10K, panitia juga menghadirkan kategori 5K yang dikemas sebagai shake out run menjelang hari lomba.

Antusiasme masyarakat disebut sangat tinggi. Hingga saat ini, sebanyak 11 ribu slot telah terisi dari total kuota 12 ribu peserta yang disediakan. Pelari mancanegara dari Amerika, Afrika, Jerman, hingga Jepang dipastikan turut ambil bagian.

Penyelenggara MHM, Ki Harry Ramadhan, menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar perlombaan olahraga, melainkan bagian dari upaya membangun citra Makassar sebagai kota yang sehat, modern, dan siap menjadi tuan rumah event internasional.

“MHM adalah komitmen kami untuk memberikan kontribusi nyata bagi Makassar. Kami ingin membuktikan bahwa kota ini siap menjadi tuan rumah profesional yang mampu menginspirasi gaya hidup sehat sekaligus menggerakkan roda ekonomi,” ujarnya.(*)

Kategori :