MALANG, HARIAN DISWAY---PSM Makassar tumbang melawan Arema FC di pekan ke-32 Super League musim 2025/2026. Bertandang ke Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur Sabtu (9/5/2026) sore, Juku Eja dihajar oleh Singo Edan 3-0.
Kalah yang cukup telak. Kekalahan itu sempat membuat kekhawatiran PSM bakal masuk zona degradasi. Namun, klub kebanggaan masyarakat Sulsel ini akhirnya dipastikan tetap bertahan di kasta tertinggi sepak bola Tanah Air setelah tertolong oleh hasil seri Persis Solo kontra Persebaya Surabaya di hari yang sama.
Pasukan Sambernyawa yang bertindak sebagai tuan rumah di stadion Manahan Solo harus puas berbagi poin kontra Bajol Ijo dengan skor kaca mata atau 0-0.
Dengan dua sisa laga, Persis yang kini mengantongi poin 28 secara matematis hanya akan mengoleksi 34 poin jika menyapu bersih dua laga. Poin itu akan menyamai PSM tetapi Persis kalah head to head.
Adapun tiga gol yang bersarang di gawang PSM dalam laga kontra Arema diawali oleh Dalberto via titik penalti di menit ke-10. Penalti diberikan wasit ke Arema setelah Yuran Fernandes menghentikan laju Gabi di kotak terlarang.
Yuran sempat melakukan protes, namun wasit tetap menganggapnya sebagai pelanggaran. Skor 1-0 bagi keunggulan Arema bertahan hingga jeda babak pertama.
Di babak kedua, Arema FC berhasil menambah keunggulan menjadi 2-0. Kali ini, Gabriel Silva mencetak gol pada menit ke-53.
Gabi yang melakukan terobosan dalam kotak penalti PSM sukses membobol gawang Hilmansyah dari sudut sempit. Kendati dikawal ketat Yuran, Gabi mampu lepas tembakan terarah ke tiang dekat dan gol.
Joel Vinicius lalu melengkapi kemenangan Arema FC pada menit ke-69. PSM sendiri bukan tanpa peluang. Salah-satunya sepakan Ananda Rehan yang membentur mistar gawang namun masih diselamatkan oleh kiper Arema FC.
Skor 3-0 tidak berubah sampai laga tuntas. Atas kemenangan itu, Arema naik ke peringkat ke-10 dengan 42 poin dari 32 laga. Sementara PSM stagnan di peringkat ke-13 dengan 34 poin.
Pelatih Interim PSM Makassar, Ahmad Amiruddin menyatakan timnya sudah berupaya bermain maksimal dalam laga melawan Arema FC. Meski tampil dengan kekuatan yang kurang sempurna akibat badai cedera, namun banyak peluang gol berhasil diciptakan.
"Pada dasarnya kami terima kekalahan ini. Apalagi kita tanpa diperkuat banyak pemain inti karena cedera. Ada tujuh pemain inti kita cedera. Tapi di laga tadi kami punya banyak peluang. Ada sekitar lima peluang. Andai ada satu yang gol hasilnya akan lain," ujar Ahmad Amiruddin dalam konferensi pers pasca laga.
Eks bomber PSM Makassar itu pun mengisyaratkan akan membenahi kelemahan tim sebelum menghadapi Persib Bandung pada laga kandang nanti.
"Finishing dan lini belakang ini yang menjadi perhatian kita. Nanti lawan Persib akan ada rotasi pemain yang kita lakukan," terangnya.
Gelandang PSM Makassar, Rasyid Bakri mewakili kolega menyatakan kecewa atas kehalahan telak dari Arema FC. Pemain kelahiran Limbung, Kecamatan Bajeng, Gowa itu menegaskan tekad memperbaiki performa saat menghadapi Maung Bandung di Parepare.