DISWAY, SULSEL- Penataan mandiri pedagang kaki lima (PK5) di wilayah Kelurahan Tamalanrea Indah kembali dilakukan, setelah tahapan pendekatan humanis dan persuasif.
Langkah ini tidak hanya berfokus pada penertiban, tetapi juga membangun kesadaran bersama antara pemerintah dan pelaku usaha demi menciptakan kawasan yang tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat Inilah terlihat saat, Pemerintah Kota Makassar melalui Kecamatan Tamalanrea mengintensifkan penataan pedagang kaki lima (PK5) di wilayah Kelurahan Tamalanrea Indah. Pembongkaran mandiri pada Senin (11/5/2026), sebagai langkah konkret dalam mewujudkan kawasan yang tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat umum. Camat Tamalanrea, Andi Patiroi, mengungkapkan bahwa dalam kegiatan tersebut tercatat sebanyak 25 lapak PK5 menjadi sasaran penataan. Beberapa di antaranya diketahui telah beroperasi selama 5 hingga 10 tahun. "Dari total 25 lapak, sebanyak 5 lapak dilakukan pembongkaran langsung di lokasi. Sementara sisanya memilih untuk melakukan pembongkaran secara mandiri sesuai kesepakatan yang telah dibangun bersama," jelasnya. Kegiatan penataan tersebut diawali dengan apel gabungan yang dipimpin langsung oleh Camat Tamalanrea, Andi Patiroi. Apel diikuti oleh unsur pemerintah kecamatan, mulai dari Kasi Trantib, Kasi Kebersihan beserta jajaran, serta melibatkan personel Polsek Tamalanrea, Babinsa, Bhabinkamtibmas, BKO Satpol PP, hingga Satlinmas. Usai apel, tim gabungan langsung bergerak ke lapangan untuk melakukan penataan lapak PK5 sekaligus menertibkan area parkir liar yang selama ini dinilai mengganggu ketertiban umum dan kelancaran mobilitas warga. Dia menegaskan bahwa langkah penataan ini tidak semata-mata bersifat penertiban, tetapi juga merupakan bagian dari upaya edukasi kepada masyarakat dan pelaku usaha terkait pentingnya menjaga ketertiban ruang publik. Menurut Andi Patiroi, pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini mengedepankan cara-cara humanis dan persuasif, sehingga para pedagang tetap merasa dihargai tanpa mengabaikan aturan yang berlaku. "Kami lebih mengedepankan komunikasi dan kesadaran bersama. Alhamdulillah, sebagian pedagang menunjukkan itikad baik dengan membongkar lapaknya secara mandiri," jelasnya. Selain penertiban lapak PK5, petugas juga melakukan penataan terhadap parkir liar yang selama ini menjadi keluhan masyarakat karena menghambat akses jalan dan aktivitas sehari-hari di kawasan tersebut. Melalui kegiatan ini dapat tumbuh kesadaran kolektif dari seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban lingkungan. "Upaya ini, kami juga harapkan mampu mendukung terwujudnya wajah kota yang lebih rapi, bersih, dan nyaman bagi seluruh warga," harapnya. (*)Penataan 25 Lapak PK5 di Tamalanrea Berjalan Kondusif
Senin 11-05-2026,22:50 WIB
Reporter : Fuad
Editor : Muh. Seilessy
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 12-08-2026,07:49 WIB
Wabup DM-Peneliti UNM Bersua Bahas Pencegahan Korupsi Dana Desa
Selasa 11-08-2026,21:28 WIB
Ringankan Beban Warga, KORPRI Makassar Galang Donasi ASN untuk Korban Kebakaran
Rabu 12-08-2026,09:32 WIB
Kasus Nirempati Dokter dan Nakes ke Pasien BPJS dalam Perspektif Ilmu Komunikasi
Rabu 12-08-2026,12:06 WIB
Suami Ketua DPC PDI Perjuangan Makassar Berpulang, Kader Partai Sampaikan Duka Mendalam
Rabu 12-08-2026,12:59 WIB
Hingga Triwulan II, Realisasi Investasi Makassar Capai Rp2,7 Triliun, Didominasi PMDN
Terkini
Rabu 12-08-2026,18:53 WIB
Advokat Abdul Gafur Bantah Terlibat Kasus Penipuan Rp80 Juta di Pangkep, Buka Sayembara
Rabu 12-08-2026,16:46 WIB
Pendataan Perlinsos Digital Makassar Capai 50.088 KK, Dinsos Targetkan Tembus 70 Persen
Rabu 12-08-2026,16:19 WIB
Azwar Rasmin Nilai Kantor Sayap DPRD Makassar Lebih Representatif dan Hemat Anggaran Sewa Gedung
Rabu 12-08-2026,16:00 WIB
Appi Pastikan Pemkot Hadir bagi Korban Kebakaran, KORPRI Salurkan Bantuan
Rabu 12-08-2026,12:59 WIB