Harapan terbesar Inggris tetap bertumpu kepada Harry Kane dan Jude Bellingham. Keduanya menjadi pembeda saat Inggris kesulitan membongkar pertahanan Panama. Kane sendiri telah mengoleksi tiga gol dan kembali memburu gelar Sepatu Emas Piala Dunia.
Sebaliknya di kubu RD Kongo, sang pelatih Sébastien Desabre diperkirakan kembali menggunakan formasi 5-3-2 yang sebelumnya efektif menghadapi lawan-lawan kuat.
Skema tersebut diyakini akan memberikan keseimbangan antara bertahan dan menyerang saat menghadapi tekanan Inggris.
Di lini depan, Yoane Wissa akan menjadi ancaman utama setelah mencetak tiga gol pada fase grup.
Penyerang yang sempat menjalani musim sulit di Newcastle United itu diperkirakan berduet dengan striker berpengalaman Cedric Bakambu.
Lini tengah akan dipimpin Noah Sadiki, sementara pertahanan RD Kongo dihuni sejumlah pemain yang tidak asing dengan sepak bola Inggris.(rus)