DISWAY, SULSEL - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menargetkan pembagian seragam gratis bagi siswa baru jenjang SD dan SMP selesai paling lambat pada awal September 2026. Saat ini, proses pengadaan telah memasuki tahap jasa jahit setelah pengadaan kain rampung dilaksanakan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda , mengatakan penyelesaian program mengalami penyesuaian jadwal sekitar satu bulan dari target awal. Menurutnya, seluruh tahapan pengadaan harus mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan terkait pengadaan barang dan jasa pemerintah. “Mudah-mudahan paling lambat awal September semuanya sudah rampung. Memang ada keterlambatan sekitar satu bulan, tetapi seluruh proses harus mengikuti regulasi dan terus kami lakukan monitoring,” kata Andi Zulkifly di Media Center Balai Kota Makassar, Jumat (17/7). Ia menjelaskan, pola pengadaan seragam tahun ini berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pemkot memisahkan pengadaan kain dengan jasa jahit agar proses pelaksanaan lebih efektif sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor konveksi dan penjahit lokal untuk berpartisipasi. Meski demikian, penjahit yang dilibatkan tetap wajib memenuhi persyaratan administrasi sesuai ketentuan pengadaan pemerintah, di antaranya memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan klasifikasi usaha yang sesuai. “Kita ingin merangkul penjahit UMKM, tetapi mereka tetap harus memenuhi persyaratan pengadaan barang dan jasa. Semua proses harus berjalan sesuai aturan,” ujarnya. Program seragam gratis tersebut dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Makassar dan menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kota Makassar yang dilaksanakan melalui Dinas Pendidikan. Andi Zulkifly memastikan seluruh siswa baru jenjang SD dan SMP akan menerima bantuan seragam sekolah. Pada tahap awal, setiap siswa akan memperoleh satu stel seragam. Selanjutnya, pemerintah akan mengupayakan penambahan satu stel lagi melalui APBD Perubahan 2026. “Semua siswa baru SD dan SMP akan mendapatkan seragam gratis. Tahap awal diberikan satu stel, kemudian mudah-mudahan dapat ditambah satu stel lagi melalui APBD Perubahan,” jelasnya. Ia menambahkan, pengadaan tahun ini menggunakan skema kontrak payung (framework contract) untuk menjaga kepastian harga dan volume selama satu tahun anggaran sehingga tidak terjadi perubahan harga di tengah pelaksanaan program. Menurutnya, skema tersebut juga diharapkan dapat mempercepat proses distribusi sekaligus memastikan program seragam gratis berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.Kebut Pengadaan Seragam Sekolah Gratis, Distribusi Ditarget Awal September
Jumat 17-07-2026,14:29 WIB
Reporter : Fuad
Editor : Muh. Seilessy
Kategori :
Terkait
Jumat 25-09-2026,15:00 WIB
Revitalisasi Pedestrian Ruas Kajaolalido-MH Thamrin Tebang 80 Ketapang Kencana, Pemkot Ganti Spesies Endemik
Rabu 23-09-2026,15:21 WIB
Pemkot Makassar Targetkan Seragam Sekolah Gratis Didistribusikan Oktober 2026
Rabu 23-09-2026,14:34 WIB
Potensi SILPA Capai Rp219 Miliar, Sekda Makassar: Imbas Sejumlah OPD Perencanaan Program Tak Matang
Jumat 11-09-2026,20:29 WIB
Respons Antrean BBM, Pemkot Makassar Terapkan Pembelajaran Daring PAUD Hingga SMP Mulai Besok
Rabu 09-09-2026,20:28 WIB
Inspektorat Makassar Tegaskan Tak Ada Realisasi APBD untuk Seragam Gratis 2025
Terpopuler
Kamis 01-10-2026,06:22 WIB
Diwarnai Kartu Merah, Polresta Gowa Bekuk Polrestabes Makassar 1-0
Terkini
Kamis 01-10-2026,06:22 WIB
Diwarnai Kartu Merah, Polresta Gowa Bekuk Polrestabes Makassar 1-0
Rabu 30-09-2026,12:38 WIB
Pusdal LH Sebut Pembenahan TPA Tamangapa Sudah Penuhi Ketentuan Sanksi
Rabu 30-09-2026,09:49 WIB
Perjuangkan Pemekaran Provinsi, BPP DOB Luwu Raya Utus Tim Delegasi Hadiri Rapimnas CDOB di Jakarta
Rabu 30-09-2026,07:40 WIB
Sikat Kroasia 4-1, Matador Spanyol Perpanjang Rekor tak Terkalahkan
Rabu 30-09-2026,06:53 WIB