Yang paling hebat, ia membawa Les Bleus juara dunia pada 2018. Mengulang sukses ketika ia menjadi kapten Prancis pada 1998. Ya, Deschamps tercatat sebagai satu dari tiga sosok yang mampu menjuarai Piala Dunia sebagai pemain dan pelatih.
Menjelang pertandingan terakhirnya bersama Les Bleus, Deschamps mengaku akan merindukan timnas yang telah menjadi bagian besar dalam hidupnya.
"Aku tahu perjalanan ini akan berakhir besok. Tidak ada yang akan menangis, tetapi saya pasti akan merindukan tim nasional Prancis," tutur Deschamps.
"Selama 14 tahun, aku mengalami begitu banyak momen indah maupun sulit, Dan pengalaman itu akan selalu membekas," lanjut pria yang pernah bermain untuk Juventus tersebut.
Ia optimistis bisa menghadapi babak baru dalam kariernya setelah meninggalkan kursi pelatih Prancis. Namun sebelumnya, ia berharap dapat menutup pengabdian dengan membawa Les Bleus finis di posisi ketiga Piala Dunia 2026.
Di kubu Inggris, mereka juga berharap bisa mengobati sedikit kekecewaan dengan mengalahkan Prancis. Seperti halnya Deschamps, Pelatih Inggris, Thomas Tuchel menegaskan apa yang terjadi di semifinal tidak boleh mereka sesali.
“Saya harus membuat keputusan di lapangan. Saya menganalisis pertandingan dan saya melakukannya dengan cara tertentu, jadi itu tanggung jawab saya. Saat ini, tidak ada penyesalan. Tim memberikan segalanya,” tegas Thomas Tuchel kepada BBC One.
Tuchel mengatakan, timnya sudah memperlihatkan mentalitas yang hebat dan menjadi kelompok yang kuat sejak fase grup.
“Ini bukan saatnya untuk menganalisis seluruh turnamen, kami hanya pergi karena kami kalah dalam pertandingan penting,” ujarnya.
Sang kapten, Harry Kane juga mencoba menjaga semangat rekan setimnya.
“Turnamen-turnamen ini menguras tenaga dengan begitu banyak usaha, tekanan, dan mentalitas. Kami telah menunjukkannya selama enam atau tujuh minggu kami bersama, tetapi kami hanya kehilangan bagian terakhir itu,” katanya.
Untuk formasi pemain, Inggris diragukan bisa memainkan Reece James yang kembali mengalami cedera. Namun, Jarell Quansah sudah bisa tampil kembali setelah menjalani sanksi dua laga dan siap mengisi posisi sebagai bek kanan jika dibutuhkan pelatih.
Untuk posisi lainnya, Tuchel mungkin juga akan melakukan sedikit perubahan. Namun, Kane dan Jude Bellingham yang sama- sama sudah mengemas enam gol harusnya tetap bisa mempertahankan posisinya.
Sedangkan Prancis, mereka dipastikan tanpa bek Arsenal, William Saliba akibat cedera punggung menghadapi Spanyol. Saliba sudah meninggalkan tim dan ia kemungkinan akan kembali digantikan Maxence Lacroix atau Ibrahima Konate. Ini akan menjadi pertemuan ke-33 kedua negara.
Dari catatan pertemuan di 32 duel terdahulu, Inggris lebih dominan dengan 17 kemenangan berbanding 10 keunggulan Prancis. Namun, di pertemuan terakhir pada babak 8 besar Piala Dunia 2022, Prancis menang 2-1.(rus)