Dengan kontrol pertama yang sangat baik, Mbappe melepaskan tembakan keras menggunakan kaki kiri ke pojok atas gawang. Madrid unggul 1-0.
Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan empat menit. Real Sociedad berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-44 melalui Luka Sucic.
Berawal dari upaya Orri Ochieng yang tembakannya diblok Ibrahima Konate, bola justru jatuh ke arah Sucic. Gelandang tersebut langsung melepaskan tembakan keras ke pojok kanan bawah yang tidak mampu dihentikan Courtois.
Memasuki babak kedua, Madrid langsung kembali menekan. Bahkan pada menit ke-47, Mbappe mendapat peluang emas setelah menerima umpan dari Arda Guler. Namun, tembakan kaki kirinya justru mengarah tepat ke tubuh sang kiper.
Setelah beberapa peluang terbuang, Madrid kembali unggul pada menit ke-60. Jude Bellingham memainkan kombinasi cepat dengan Mbappe setelah menerima umpan dari Fede Valverde.
Mbappe masuk ke kotak penalti dan melepaskan tembakan melengkung ke pojok kanan gawang. Madrid kembali memimpin 2-1.
Delapan menit kemudian, keunggulan Madrid bertambah. Jude Bellingham menjadi aktor penting setelah mengejar bola yang sempat lepas. Ia memberikan umpan kepada Vinicius, yang dengan tenang menaklukkan Remiro, membawa Madrid unggul 3-1.
Madrid memastikan kemenangan pada menit ke-80 melalui gol ketiga Mbappe. Vinicius Jr memberikan umpan terobosan luar biasa ke sisi kiri kotak penalti, lalu Mbappe mengecoh Remiro dengan chip cantik.
Vinicius ditarik keluar pada menit ke-84, digantikan Yan Diomande. Sebelumnya, ia sempat mendapat beberapa siulan dari suporter karena sejumlah kesalahan umpan, tetapi akhirnya mendapatkan tepuk tangan dari publik Bernabeu.
Madrid mencetak gol tambahan pada menit ke-90 melalui Brahim Diaz. Tapi gol tersebut dianulir karena Carlos Espi berada dalam posisi offside dalam proses serangan.
Hingga peluit panjang berbunyi, Madrid tetap unggul 4-1. Kemenangan ini menjadi respons positif setelah awal musim yang kurang meyakinkan.(rus)