Ditahan Imbang Singo Edan 3-3, Luka Penyelamat Juku Eja

Senin 14-09-2026,08:47 WIB
Reporter : Rusli Boko
Editor : Rusli Haisarni

PAREPARE, HARIAN DISWAY---Target PSM Makassar untuk meraih tiga poin perdana saat menjamu Arema FC pada laga kedua kompetisi BRI Super League musim ini gagal tercapai. 

PSM Makassar harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang 3-3 oleh tim Singo Edan julukan Arema FC di Stadion Gelora Bj Habibie Parepare, Minggu (13/9/2026) sore.

PSM yang sebelumnya menyerah 1-3 saat bertandang ke markas jawara Super League, Persib Bandung pada laga pekan pertama Minggu (6/9/2026) lalu kembali nyaris mengalami kekalahan. 

Bayangkan, hingga pertengahan paroh kedua, PSM tertinggal dua gol. Namun dengan semangat juang tinggi, PSM akhirnya berhasil menyamakan kedudukan di detik-detik terakhir.

Adalah Luka Cumic yang menjadi penyelamat Juku Eja sebutan PSM Makassar. Selain mencetak brace, gol kedua Luka pada injury time (90+6) memastikan PSM terhindar dari kekalahan. Sebelumnya, Luka memperkecil ketinggalan PSM menjadi 2-3 lewat golnya di menit 66. Walhasil, kedua tim pun menutup laga dengan skor 3-3. 

Arema FC yang pada laga perdana Super League membantai Ilangmusang Kalteng FC 4-0 tampil sangat percaya diri. Sebaliknya, PSM juga bermain dengan intensitas tinggi. Sejak awal laga, Pasukan Ramang terus menggempur pertahanan Arema. 

Hanya saja, Arema FC justru mampu membobol gawang PSM lewat aksi Gabriel Costa pada menit ke-29. Arema pun memimpin 1-0. 

Tak berselang lama tepatnya menit 35, Arema kembali menggandakan keunggulan lewat gol penalti. Hadiah penalti diberikan wasit setelah pemain Arema, Ahmad Maulana dijatuhkan Fahrul Aditia di dalam kotak terlarang pada menit 32. Gustavo Franca yang menjadi algojo sukses menjalankan tugasnya dengan baik. 2-0, Arema leading atas PSM.

Tertinggal dua gol, PSM terus berupaya mengejar ketertinggalan. Walhasil, Stefan Jevtoski berhasil mengeksekusi penalti di menit 45-1. Hukuman titik putih untuk PSM menyusul pelanggaran pemain Arema kepada Rizky Eka Pratama. Rizky dijatuhkan di dalam kotak penalti. 

Rupanya, gol penalti ini memantik semangat skuad PSM. Pemain asal Jepang, Kodai Tanaka kemudian berhasil mencetak gol pada menit 45+5. Akan tetapi gol Tanaka dianulir wasit karena dianggap offside. Skor 1-2 bagi keunggulan Arema menutup laga babak pertama.

Memasuki babak kedua, PSM kian tertinggal setelah Careca mencetak gol ketiga Arema pada menit ke-60, lewat eksekusi jarak jauh. Namun PSM tidak menyerah. Justru merespon dengan baik. Pada menit ke-65, berawal dari sepakan pojok Victor Luiz, bola kemelut terjadi di depan gawang Arema. 

Luka Cumic yang baru masuk menggantikan Kodai Tanaka, berhasil mencatatkan namanya di papan skor dan memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3.

Pada pengujung injury time, PSM berhasil menyamakan kedudukan. Luka Cumic kembali beraksi untuk menyelamatkan PSM Makassar dari kekalahan dan mencatatkan dirinya mencetak brace. Pemain asal Serbia itu memaksimalkan umpan sodoran Navarone Kai Foor, lewat skema serangan balik. 

Pelatih PSM Makassar Darije Kalezic menyampaikan sangat puas dengan performa anak asuhnya. Meski gagal mencapai target yakni kemenangan.

“Kami lakukan apa yang kita harus lakukan. Saya cukup bangga, ya, dengan penampilan tim dan kita masih menunjukkan semangat juang yang tinggi untuk mencari gol penyama kedudukan,” ujar Darije dalam press conference pasca laga. 

Kategori :