<strong>diswaysulsel.com, TAKALAR</strong> --Lega, sepertinya itu yang dirasakan ratusan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) formasi guru lingkup Pemkab Takalar yang telah menerima surat keputusan (SK) pengangkatan. Pemkab Takalar telah menyerahkan secara simbolis surat keputusan (SK) pengangkatan mereka di Baruga I Mannindori Kantor Bupati Takalar, Selasa (1/11/2022). Sekretaris Daerah (Sekda) Takalar, Muhammad Hasbi mengaku bersyukur dapat menyerahkan SK itu. Betapa tidak, penyerahan SK tersebut sudah dinantikan beberapa bulan yang lalu. "Dalam bekerja, kita harus menghadirkan kinerja yang sesuai dengan regulasi dan kode etik. Jangan sampai kita berdampak hukum. Kreatif dan komunikatif juga diperlukan," pesan Hasbi. Hasbi juga memberikan motivasi agar guru yang telah menerima SK bisa bekerja ikhlas dan tulus mendidik siswa sehingga menciptakan generasi yang membanggakan. "Kita harus memiliki prinsip bekerjalah tanpa berharap uang dan jangan berlawanan dengan pimpinan. Jadilah bawahan yang baik sebelum menjadi atasan yang baik," ujar Hasbi. "Jika ingin lebih sejahtera, jangan hanya mengandalkan pendapatan sebagai ASN, tetapi selingi dengan berwirausaha. Kita harus rancang pendapatan harian dan mingguan sehingga ekonomi rumah tangga tetap stabil," tambahnya. Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Takalar, Irwan dalam laporannya mengatakan, PPPK formasi guru tahun 2021 sebanyak 296 orang. Sebelumnya, kata Irwan, Kemenpan-RB telah menetapkan formasi untuk Kabupaten Takalar sebanyak 345 orang. Rinciannya tenaga guru PPPK Kemenag, ahli pertama guru agama Islam sebanyak 20 formasi, tenaga guru Kemendikbud SD sebanyak 243 formasi dan tenaga guru Kemendikbud SMP sebanyak 82 formasi. Dari 345 formasi PPPK guru yang ditetapkan itu, yang dinyatakan lulus sebanyak 298 orang, namun satu orang dinyatakan tidak memenuhi syarat oleh BKN Regional IV Makassar karena yang bersangkutan tidak dapat menunjukkan ijazah S1. "Satu orang lagi mengundurkan diri dengan alasan lebih memilih untuk terdata sebagai non-ASN pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Takalar sebagai penyuluh, sehingga total PPPK guru saat ini 296 orang," ungkap Irwan. (*) Penulis: Zulkarnaen
Serahkan SK, Sekda Takalar Ingatkan Kode Etik PPPK
Rabu 02-11-2022,10:45 WIB
Reporter : admin
Editor : admin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 11-09-2026,13:30 WIB
Temui Petinggi Pertamina, Appi Minta Atur Jadwal Antrean Bus dan Truk di SPBU
Jumat 11-09-2026,14:30 WIB
Antrean BBM Berjam-jam, Pertamina Klaim Stok Aman
Jumat 11-09-2026,10:12 WIB
Dukung TNI Bangun Jalan, Pemkab Gowa Siapkan Anggaran Rp1,5 Miliar
Jumat 11-09-2026,15:36 WIB
Appi Cek SPBU Ratulangi, Minta Seluruh Nozzle SPBU Dioptimalkan
Jumat 11-09-2026,17:52 WIB
Buntut Kematian Cucu Taufan Pawe, Keluarga Bakal Tempuh Jalur Hukum Dugaan Kelalaian RS Paramount
Terkini
Sabtu 12-09-2026,07:10 WIB
Urai Antrean BBM, Pemkot Makassar Akan Berlakukan Truk dan Bus Antre Pukul 21.00–05.00 WITA
Jumat 11-09-2026,20:29 WIB
Respons Antrean BBM, Pemkot Makassar Terapkan Pembelajaran Daring PAUD Hingga SMP Mulai Besok
Jumat 11-09-2026,19:18 WIB
Kantongi Sertifikat HKI Kementrian Hukum RI, FT Unismuh Apresiasi AmertaSign
Jumat 11-09-2026,18:46 WIB
SPAM Mamminasata Beroperasi, Bupati Gowa : Perluas Akses Air Bersih Masyarakat
Jumat 11-09-2026,17:52 WIB