<strong>diswaysulsel.com, BONE </strong>- Oknum Kades di Kecamatan Palakka, Kabupaten Bone diduga memaksa warganya untuk memilih calon legislatif dari salah satu partai peserta pemilu. Tak tanggung-tanggung, oknum kades tersebut yang diduga mengancam warganya jika tak mengikuti arahan untuk memilih caleg tingkat Kabupaten hingga RI di partai yang sama akan mencabut Bansos. “Dia memaksa warga untuk memilih caleg tingkat kabupaten hingga pusat dari partai yang sama. Kalau tidak, bansos katanya akan dicabut,” ungkap Mencing'e salah satu warga di Kecamatan Pallaka, Selasa (13/2/2024) Lebih jauh, Mencing'e mengakatan bahwa oknum kades tersebut sudah menyediakan uang satu juta per suara. “Kalau memilih calegnya yang di Kab, Provinsi dan Pusat akan diberi uang sejuta,” terangnya. Selain Caleg, Mencing'e menambahkan, oknum Kades tersebut juga meminta untuk mencoblos salah satu Capres-Cawapres tertentu. “Caleg dan Capres satu paket,” tukasnya. Sebelumnya, Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan mewanti-wanti agar Dana Bantuan Sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) yang akan disalurkan bulan februari tidak disalahgunakan. Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial (Dinsos) Sulsel, Herman menyampaikan pihaknya hanya mampu menghimbau kepada Pendamping PKH agar tak terlibat dalam politik praktis. Baik secara daring maupun luring. "Sudah pasti kita himbau untuk menjunjung tinggi netralitas dalam tugas-tugas, banyak hal yang bisa mempengaruhi kita narik-narik. Tapi kita himbau untuk jaga profesionalisme dan netralitas dalam menjalankan tugas-tugas apalagi sudah ada sinyal sinyal seperti itu dikhawatirkan ada salah menggunakan program," ujarnya ketika dihubungi Harian Disway Sulsel beberapa waktu lalu. Dinsos Sulsel juga tengah membuat semacam pakta integritas yang ditandatangani secara tertulis kepada para pendamping PKH untuk berkomitmen netral dalam setiap penyaluran bantuan sosial tersebut. "Kami mencoba mengingat kan dengan lebih tugas dengan menyurati bahwa harus ada bukti tertulis dalam proses di mejanya pak kadis untuk menyampaikan kepada teman-teman pendamping untuk tidak terlibat politik praktis," pungkas Herman.
Oknum Kades di Bone Diduga Ancam Cabut Bansos Jika Warga Tak Pilih Caleg dan Capres yang Disarankan
Selasa 13-02-2024,15:44 WIB
Reporter : Muhammad Fadly
Editor : Muhammad Fadly
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 13-07-2026,11:27 WIB
Di Luar Nalar! GEAR ULTIMA Taklukkan Tanah Celebes dari Selatan Hingga Utara Sejauh 2740 KM
Senin 13-07-2026,15:42 WIB
Buka High Level Meeting TP2DDA, Appi Minta Perkuat Digitalisasi Seluruh OPD
Senin 13-07-2026,16:27 WIB
KPU Usulkan Putri Dakka sebagai Pengganti Rusdi Masse di DPR RI
Senin 13-07-2026,14:41 WIB
HUT Dekranas dan HKG PKK 2026 Tembus Transaksi Rp5 Miliar
Senin 13-07-2026,14:33 WIB
Wali Kota Makassar Antar Putri Bungsunya di Hari Pertama Sekolah dan Pantau MPLS di SD-SMP
Terkini
Senin 13-07-2026,21:06 WIB
Pastikan Air PDAM Kembali Mengalir, Appi Kunjungi Rumah Warga di Kerung-Kerung
Senin 13-07-2026,20:59 WIB
Kepala SMPN 10 Makassar Bantah Isu Siswa Titipan dan Pungutan Rp2,5 Juta
Senin 13-07-2026,17:05 WIB
Percepat Digitalisasi Bansos, Dinsos Bakal Siapkan 6.000 Agen Perlinsos Berbasis IKD
Senin 13-07-2026,16:27 WIB
KPU Usulkan Putri Dakka sebagai Pengganti Rusdi Masse di DPR RI
Senin 13-07-2026,15:42 WIB