DPRD Kota Makassar
PEMKOT MAKASSAR

Inggris Takluk 1-2, Albiceleste Bersua Spanyol di Laga Final

Inggris Takluk 1-2, Albiceleste Bersua Spanyol di Laga Final

TAKLUKKAN INGGRIS--- Gaya Enzo Fernandes saat melakukan selebrasi gol yang dicetaknya ke gawang Inggris pada babak semifinal Piala Dunia 2026 di Mercedes-Benz Atlanta Stadium, Kamis (16/7/2026) dini hari --

Lautaro juga memuji perjuangan seluruh tim yang tidak kehilangan keyakinan meski sempat tertinggal.

"Enzo Fernandez mencetak gol yang luar biasa. Sekarang, setelah lebih tenang, aku bisa mengatakan bahwa tim ini terus menunjukkan karakter dan kualitasnya," tutur Lautaro.

Bagi Argentina, kemenangan atas Inggris yang mengantarkan mereka ke final Piala Dunia 2026 merupakan ketujuh kalinya. Terbanyak kedua sepanjang sejarah setelah Jerman yang telah delapan kali mencapai partai puncak. 

La Albiceleste juga kembali menembus final secara beruntun, mengulang pencapaian pada edisi Piala Dunia edisi 1986 Meksiko dan 1990 Italia.

Dari kubu Inggris kekecewaan mendalam diungkapkan sang kapten Harry Kane.

"Sangat kecewa untuk para pemain, sangat kecewa untuk semua orang. Tim, staf, dan para penggemar," kata Harry Kane kepada BBC One.

"Kami memainkan pertandingan yang bagus hampir sepanjang waktu. Ketika kami unggul 1-0, kami tampaknya mencoba untuk mempertahankan keunggulan, yang di level ini tidak cukup," sambungnya.

Pelatih Inggris, Thomas Tuchel juga tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya.

"Kami kecewa. Kami sangat dekat tetapi kami menjadi terlalu pasif setelah gol tersebut," kata Tuchel.

"Kami kebobolan begitu banyak umpan silang, peluang, dan tembakan. Kami sangat dekat, tetapi kami tidak dapat mempertahankan level permainan setelah mencetak gol," akunya.

Jalannya Laga Argentina versus Inggris 

Laga berlangsung ketat sejak awal. Kedua tim saling melakukan pelanggaran keras, terutama saat Lionel Messi beberapa kali dijatuhkan pemain Inggris. Gelandang Inggris Elliot Anderson paling sering terlibat duel fisik di awal pertandingan.

Inggris sedikit lebih dominan dalam penguasaan wilayah dan beberapa kali mencoba membangun serangan melalui sisi sayap, sementara Argentina mengandalkan pressing tinggi untuk mengganggu permainan lawan.

Peluang pertama yang benar-benar berbahaya baru hadir pada menit ke-33. Berawal dari tendangan bebas Declan Rice, John Stones berhasil menyundul bola di tiang jauh. Namun sundulannya hanya mengenai sisi luar gawang.

Argentina nyaris memecah kebuntuan pada menit ke-39. Messi memainkan tendangan bebas pendek sebelum bola jatuh ke kaki Fernandez. Gelandang Chelsea itu melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti, tetapi bola melayang tipis di atas mistar.

Sumber: