DPRD Kota Makassar
PEMKOT MAKASSAR

Dewan Usul Sistem Pengaduan Terbuka untuk Program MBG

Dewan Usul Sistem Pengaduan Terbuka untuk Program MBG

--

“Beberapa kejadian diduga terjadi karena bahan makanan terlalu lama berada di luar sebelum diolah, ditambah proses memasak yang terburu-buru sehingga makanan belum matang sempurna saat disajikan,” jelasnya.

 

Ia mendorong pihak terkait segera menyusun petunjuk teknis (juknis) dan standar operasional pengelolaan bahan baku yang lebih ketat agar kejadian serupa tidak terulang.

 

Selain itu, Andi Nirawati menilai pelatihan bagi juru masak, asisten juru masak, kepala SPDG, dan ahli gizi perlu diperkuat agar mampu menyusun variasi menu yang sehat dan sesuai selera masyarakat di berbagai daerah.

 

Menurutnya, menu yang monoton berpotensi membuat anak-anak bosan sehingga makanan yang disediakan justru tidak dikonsumsi.

 

“Perlu inovasi menu tanpa mengurangi kandungan gizinya agar anak-anak tetap tertarik mengonsumsi makanan tersebut,” katanya.

 

Ia juga menyoroti pentingnya sosialisasi terkait kandungan dan manfaat gizi kepada para penerima manfaat program. Pemahaman tentang pentingnya gizi dinilai dapat meningkatkan kesadaran anak-anak untuk mengonsumsi makanan sehat.

 

Tak hanya itu, Andi Nirawati mengusulkan adanya standarisasi rentang harga bahan baku. Ia menilai fluktuasi harga di pasaran sering kali berbeda dengan data resmi pemerintah sehingga berpotensi memicu persoalan dalam pengadaan bahan makanan.

 

Sebagai bentuk pengawasan, ia juga mendorong pemerintah menyiapkan sistem pengaduan terbuka berbasis digital agar masyarakat dapat menyampaikan kritik, saran, maupun laporan terkait pelaksanaan program MBG.

Sumber: