Argentina vs Spanyol, Final Ideal Piala Dunia 2026
LAGA FINAL--- Penyerang muda Spanyol, Lamine Yamal dan Kapten Argentina, Lionel Messi bakal berhadapan pada laga final Piala Dunia 2026 di New Jersey Stadium, Senin (20/7/2026) dini hari--
Bek kanan Pedro Porro juga telah pulih dari cedera otot ringan dan siap dimainkan. Di sisi kiri, Álex Baena diperkirakan kembali dipercaya sebagai starter setelah tampil konsisten, sementara Nico Williams masih berusaha memulihkan kondisi kebugarannya.
Di lini tengah, De la Fuente masih memiliki pilihan antara Fabián Ruiz dan Pedri. Namun Ruiz berpeluang kembali menjadi starter setelah tampil impresif dalam dua laga terakhir.
Jika tidak ada perubahan, Spanyol kemungkinan besar menurunkan susunan pemain yang sama seperti saat mengalahkan Prancis.
Tak jauh berbeda dengan Argentina. Sang Pelatih, Lionel Scaloni diperkirakan tidak akan banyak mengubah komposisi pemain, meski beberapa posisi masih terbuka untuk rotasi.
Gonzalo Montiel bersaing dengan Nahuel Molina untuk mengisi posisi bek kanan setelah penampilan Molina dinilai kurang meyakinkan di semifinal.
Rodrigo De Paul juga berpeluang kembali masuk starting XI setelah hanya tampil sebagai pemain pengganti saat melawan Inggris.
Di lini depan, Lautaro Martínez memberikan dilema positif bagi Scaloni. Penyerang Inter Milan itu mencetak gol kemenangan di semifinal sehingga kini telah mengoleksi tiga gol sepanjang turnamen. Ia berpeluang menggantikan Julián Álvarez sebagai pendamping Lionel Messi.
Harapan terbesar Argentina tetap berada di pundak Messi. Kapten berusia 39 tahun itu tampil luar biasa sepanjang Piala Dunia 2026 dengan torehan delapan gol dan empat assist.
Ketajaman serta kreativitasnya diyakini menjadi senjata utama La Albiceleste untuk membongkar pertahanan Spanyol. Namun, lini belakang Argentina masih menjadi perhatian.
Setelah mencatat dua clean sheet pada awal fase grup, mereka selalu kebobolan pada setiap pertandingan berikutnya dan telah kemasukan tujuh gol dalam lima laga terakhir. Sebaliknya, Spanyol baru sekali kebobolan sepanjang turnamen.
Partai final ini diperkirakan berlangsung sengit. Nama Messi sebagai pembeda, Argentina dan Lamine Yamal di kubu Spanyol jadi sorotan utama.
Penyerang muda Spanyol, Lamine Yamal terus menunjukkan kualitas luar biasa di panggung besar dan dipandang sebagai salah satu pemain yang mampu menentukan hasil pertandingan.
Jika Argentina mampu memancing pertandingan menjadi duel fisik dan penuh tekanan, peluang mereka tetap terbuka.
Meski demikian, kemampuan Spanyol dalam mengendalikan tempo permainan dinilai menjadi faktor yang dapat meredam agresivitas lawannya.
Pelatih timnas Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan menerapkan pengawalan satu lawan satu terhadap Lionel Messi.
Sumber:

