Gerakan Indonesia ASRI, Pemkab Gowa Libatkan Semua Elemen
JUMAT BERSIH--- Sekda Gowa, Andy Aziz Peter didampingi Kadis LH, Azhari Aziz memberikan pengarahan saat memimpin rapat program Jumat Bersih di Baruga Karaeng Galesong kantor bupati Gowa, Rabu (11/2/2026)--
HARIAN DISWAY,GOWA----Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) yang dicanangkan Presiden RI, Prabowo Subianto mulai ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah. Termasuk di Kabupaten Gowa.
Pemkab Gowa mengemas dalam program Jumat Bersih dengan melibatkan semua elemen. Mulai dari seluruh jajaran pemerintah daerah, TNI, Polri, instansi vertikal serta masyarakat hingga tingkat RT dan RW. Juga pelajar dan guru-guru.
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, mengatakan, Jumat Bersih ini tak hanya dilaksanakan di Kabupaten Gowa. Tetapi secara serentak di seluruh daerah di tanah air.
"Supaya lebih terarah, saling kolaborasi dan kekompakan kita jadwalkan setiap hari Jumat. Ini juga menindaklanjuti arahan Bapak Presiden RI dan Bapak Gubernur Sulsel agar dilaksanakan serentak," ujar Bupati Talenrang via virtual dalam pertemuan rutin dengan pimpinan SKPD di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Rabu (11/2).
Bupati perempuan itu menegaskan, seluruh pimpinan SKPD bersama jajaran ASN wajib terlibat aktif. Kolaborasi dengan TNI, Polri, serta stakeholders lainnya juga harus diperkuat. Bahkan, menurutnya, gerakan ini tidak boleh hanya menjadi kegiatan pemerintah semata, tetapi harus melibatkan seluruh lapisan masyarakat.
"Bukan hanya jajaran pemerintah yang turun, tetapi masyarakat juga harus dilibatkan. RT dan RW silakan turun di wilayah masing-masing. Kita ingin Gowa bersih secara menyeluruh, bukan hanya di jalan poros, tetapi sampai ke lingkungan masyarakat," tegasnya.
Ia menekankan bahwa konsep bersih yang dimaksud tidak terbatas pada pengangkutan sampah. Pembersihan juga mencakup pemangkasan dahan dan ranting yang mengganggu, pembersihan rumput liar, serta normalisasi drainase dari sedimen dan endapan lumpur.
Hal ini dinilai penting mengingat saat ini memasuki musim penghujan. Ia mengingatkan bahwa drainase yang terlihat bersih di permukaan belum tentu bebas dari endapan di bagian bawah yang berpotensi menghambat aliran air dan menyebabkan banjir.
"Bersih bukan hanya di permukaan. Kita juga harus membersihkan sedimen dan endapan di drainase agar aliran air lancar dan tidak menimbulkan banjir," tukasnya.
Talentang pun meminta agar kesiapan alat dan armada kebersihan seperti pengangkut sampah, mobil bak sampah mini dan motor viar yang tersebar di kecamatan dan desa dipersiapkan. Termasuk, keterbatasan armada truk sampah besar harus diatasi dengan mengoptimalkan kendaraan kecil agar pengangkutan lebih efektif.
"Pemkab Gowa juga akan berkoordinasi dengan pihak swasta dan tokoh masyarakat yang memiliki armada truk untuk membantu proses pengangkutan sampah. Kalau hanya mengandalkan armada Pemda, kita akan kewalahan. Karena itu, kita perlu kerja sama dengan pihak swasta maupun masyarakat yang memiliki armada," imbuh Talenrang.
Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis menambahkan, untuk pelaksanaan Jumat Bersih, titik kumpul dipusatkan di Lapangan Sultan Hasanuddin. Khususnya, bagi struktur cabang Somba Opu dan seluruh SKPD. Selanjutnya, peserta akan dibagi ke sejumlah titik atau lokasi (lokus) kerja bakti yang telah ditentukan.
"Kita estimasi pukul 07.30 WITA sudah berada di Lapangan Sulhas, dan pukul 08.00 WITA seluruh peserta sudah bergerak ke lokasi masing-masing untuk melaksanakan kerja bakti secara serentak," sebut Andy Aziz didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gowa, Azhari Azis.(rus)
Sumber:

