DPRD Kota Makassar
PEMKOT MAKASSAR

Dari Tong Sampah ke Masa Depan

Dari Tong Sampah ke Masa Depan

--

Negeri yang Gemar Memindahkan Sampah

 

Selama puluhan tahun, pengelolaan sampah kita dibangun dengan logika sederhana: kumpulkan, angkut, buang.

 

Warga membuang. Petugas mengangkut. Truk membawa. TPA menerima. Besok diulang. Lusa diulang. Bulan depan diulang. Tahun depan kita mengeluhkan TPA yang penuh.

 

Kemudian kita mencari lahan baru, membangun fasilitas baru, menambah armada, dan kembali menghasilkan sampah dalam jumlah yang lebih besar.

 

Begitu seterusnya.

 

Kita seperti orang yang rajin menyapu ruang tamu, tetapi membiarkan gudang belakang terbakar.

 

Ada sesuatu yang keliru dalam cara berpikir semacam itu. Kita terlalu sering mengukur keberhasilan pengelolaan sampah berdasarkan berapa banyak sampah yang berhasil diangkut, bukan berdasarkan berapa banyak sampah yang berhasil dicegah agar tidak menjadi sampah.

 

Truk yang penuh dianggap sebagai tanda pelayanan berjalan.

Sumber: