Dugaan Penimbunan, DPRD Makassar Semprot Pertamina Soal Jaga Distribusi Gas
Anggota Komisi B DPRD Kota Makassar, Basdir--
“Saya mendesak pemerintah kota, khususnya Dinas Perdagangan, untuk melakukan operasi pasar. Operasi pasar tentunya berkoordinasi dengan Pertamina,” katanya.
Basdir juga meminta Pertamina mengambil langkah konkret, bukan hanya dalam menangani kelangkaan LPG, tetapi juga persoalan distribusi bahan bakar minyak (BBM).
Ia menyoroti antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang menurutnya berlangsung panjang dan berulang. Antrean tersebut bahkan terjadi pada siang hingga malam hari dan berpotensi mengganggu arus lalu lintas.
“Masa antreannya setiap hari mengekor seperti ular dan membuat macet. Mau siang, mau malam, subuh, antreannya panjang. Sekarang LPG juga langka. Ini kasihan masyarakat,” ujarnya.
Basdir mengaku memahami bahwa kondisi energi dapat dipengaruhi berbagai faktor, termasuk gejolak internasional. Namun, ia menilai kondisi di lapangan perlu mendapat perhatian serius dan tidak semestinya berlangsung berlarut-larut.
“Kita paham bahwa ada gejolak internasional, perang yang terjadi kemudian ada dampaknya. Tetapi kan tidak separah ini juga menurut saya. Ini kacau sekali,” katanya.
Ia mengingatkan kelangkaan BBM dan LPG dapat berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat. Kenaikan biaya energi, kata dia, dapat mendorong kenaikan harga kebutuhan pokok dan menekan pelaku usaha.
“Sejak saya mahasiswa sampai hari ini, setiap terjadi kenaikan harga BBM, itu juga berdampak kepada kenaikan harga bahan pokok. Dampaknya lagi banyak PHK. Ini kasihan masyarakat kita. Kita sudah miskin, tambah miskin lagi masyarakat kita,” tutur Basdir.
Sumber:

