PSU Palopo, Panas dan Sengit

Ilustrasi.--
DISWAY, SULSEL- Pasca keluarnya putusan Mahkamah Konstitusi yang memerintahkan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwali) Palopo, konstalasi politik dipastikan berubah. Bahkan, tidak menutup kemungkinan berjalan sengit dan tensi otomatis memanas.
Pelaksanaan PSU ini memberikan kesempatan pasangan lain untuk meraih kemenangan. Apalagi pasangan calon
Trisal Tahir – Akhmad Syarifuddin (Trisal - Ome) yang meraih suara terbanyak pada Pilkada 2024 lalu komposisinya telah berubah. Kendati MK telah mendiskualifikasi Trisal Tahir lantaran ijazah yang digunakan dalam pencalonan tidak sah di mata hukum.
Sehingga, PSU Palopo ini dapat dipastikan akan diwarnai lebih sengit. Mengingat selisih suara Trisal - Ome cukup tipis dengan kompetitornya Farid Kasim Judas - Nurhaenih (FKJ - Nur).
Ketua Tim Pemenangan FKJ-Nur, Budi Sada menegaskan, pihaknya sudah siap menghadapi PSU Palopo. Dia pun mengungkapkan, akan melakukan konsolidasi tim pemenangan hingga paling tingkat ranting.
“Jadi kita kembali mengkonsolidasikan tim. Karena tim kita ini belum ada yang bubar dan ke mana-mana. Jadi tinggal kita konsolidasikan kembali saja,” ungkapnya kepada Harian Disway Sulsel, Rabu, 26 Februari 2025.
“Jadi sementara kita menunggu petunjuk dari KPU, sembari kita merapikan semua tim yang sudah kita bentuk di pasangan FKJ-Nur. Insya Allah siap tempur kembali,” sambungnya.
Budi optimis, pihaknya akan mendulang kemenangan pada PSU kali ini. Apalagi dengan semangat tim pemenangan yang masih sama pada saat Pilkada 2024 November lalu.
“Insya Allah senantiasa kita optimis. Kita hidup itu kan harus opitimis. Karena ini seperti kita Pilkada yang kedua kali, Cuma kita tidak perlu lagi bentuk tim karena sudah ada. Jadi tinggal kita matangkan strategi dan hal-hal yang kita butuhkan di PSU nanti,” terangnya.
Lebih jauh, meskipun PSU Palopo ini diprediksi akan sengit, Budi berharap semua pihak dapat menjaga kondusifitas dengan persaingan yang sehat. Menurut dia, terpenting pelaksanaan PSU ini menjaga kedamaian dan ketentraman.
“Yang terpenting kita menjaga kedamaian dan ketentraman. PSU adalah hal yang biasa, dan mari kita kembali berkompetisi secara sehat. Sehingga tercipta perjalanan demokrasi yang baik di Kota Palopo. Mari kita menjaga kondusifitas Palopo selama ini,” tukasnya.
Sementara Calon Wakil Wali Kota Palopo, Akhmad Syarifuddin menyatakan kesiapannya untuk berkontestasi kembali. Ome, sapaan akrabnya, yang sebelumnya berpasangan dengan Trisal Tahir memiliki optimis bertempur untuk kedua kalinya.
"Kita gas poll untuk kedua kalinya. Mode tempur. Insya Allah 10 kali pertarungan pun kami siap melayani," ungkapnya.
Pengamat Kepemiluan, Endang Sari menilai, PSU akan membuat konstalasi politik menjadi semakin cair dan susah diprediksi.
Sumber: