Keberadaan Batalyon 120 Disebut Mampu Redam Perang Kelompok di Makassar

Keberadaan Batalyon 120 Disebut Mampu Redam Perang Kelompok di Makassar

<!-- wp:paragraph --> <p><strong>diswaysulsel.com, MAKASSAR</strong> - Terbentuknya organisasi Batalyon 120 Makassar dianggap telah memberikan kontribusi positif atas keamanan di Kota Daeng. Keberadaan organisasi ini ditengarai mampu meredam perang antar kelompok.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Kendati seluruh pemuda dari berbagai latar belakang di kota Makassar disatukan dalam organisasi tersebut.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Harapan Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto ketika mengukuhkan organisasi tersebut pada Maret 2022 lalu yang disaksikan langsung Kapolda Sulsel Irjen Pol Nana Sudjana organisasi ini diharapkan menjadi garda terdepan dalam mencegah perang kelompok.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Ketua Makassar Youth Space, Fadel Sofyan merasa prihatin terkait maraknya oknum yang mengaitkan kejadian di sekretariat Batalyon 120 dengan Wali Kota Danny Pomanto.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Di mana di sekretariat Batalyon 120 baru - baru ini yang digrebek aparat kepolisian dan ditemukan adanya ratusan busur dan botol minum beralkohol.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>"Janganmi dibesar-besarkan. Apa lagi sampai bawa-bawa namanya Pak Danny. Kayaknya memang ada yang sengaja ini bikin kan skema untuk menjelek-jelekkan Batalyon 120 Makassar, " katanya.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Menurut Fadel, semakin besar dan kompaknya sebuah organisasi otomatis ada pihak yang tidak merasa senang.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>"Semakin Besar Batalyon 120, semakin kencang memang angin, liatmi sekarang tawuran dan angka kriminalitas di Makassar menurun saat hadirnya Batalyon 120," ujarnya.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Diungkapkan Fadel, dirinya kerap melakukan diskusi bersama petinggi Batalyon 120. Tujuan utama organisasi tersebut untuk menekan perang kelompok di Kota Makassar.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>"Jadi kalau saya bisa saja ada pihak yang sengaja mau jatuhkan dan tidak suka Batalyon 120. Orang juga banyak tahu mi dampak besarnya dan hal baiknya hadirnya Batalyon 120 di Makassar," tandas ketua Forum Pemuda Rappocini ini.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Sebelumnya Tim Thunder Dit Samapta Polda Sulsel melakukan penggerebekan di Sekretariat Batalyon 120 Makassar di Jalan Korban 40.000, Minggu dinihari (11/9).</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Setidaknya sebanyak 48 orang diduga anggota Batalyon 120 Makassar diamankan atas dugaan pesta minuman keras serta kepemilikan senjata tajam.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Dari lokasi tersebut, Tim Thunder menyita barang bukti 164 buah anak panah, empat buah parang, satu buah senjata rakitan jenis Papporo, tiga buah Ketapel, 38 botol miras kosong, serta 20 unit sepeda motor.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Kordinator Dewan Komando Batalyon 120 Makassar, Izal memberikan klarifikasi kejadian tersebut. Melalui pernyataan persnya, Izal menyampaikan dari 48 orang yang diamankan ada enam anggota, dan 42 lainnya merupakan binaan Batalyon 120 Makassar yang berasal dari Gowa, dan Maros. Itupun telah dipulangkan.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>"Tidak benar jika dikatakan seluruhnya anggota kami. Hanya ada enam. Sementara 42 lainnya masih binaan belum menjadi anggota. Mereka berasal dari Gowa, dan Maros yang banyak beraktifitas di Makassar. Kami bina untuk menekan angka kriminal di jalan. Mereka juga sudah dipulangkan," terang Izal (11/09).</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Dia melanjutkan, temuan sejumlah benda tajam di gudang penyimpanan sekretariat memang sengaja dikumpulkan dari anak binaan untuk membersihkan jalanan dari potensi tindak kriminal jalanan.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>"Sedianya kami akan serahkan ke Polrestabes Makassar Senin besok. Sengaja kami kumpulkan dari anak binaan untuk diserahkan ke aparat agar mengurangi jumlah benda tajam yang bisa digunakan dalam kriminal jalanan," sambungnya.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Batalyon 120 mengumpulkan benda tajam dari jalanan yang diserahkan oleh anak binaan sebelum mereka resmi bergabung, jika telah terkumpul banyak lalu diserahkan ke Polrestabes Makassar. Hal ini dilakukan untuk mendukung upaya pihak kepolisian dan Pemerintah Kota Makassar dalam menciptakan keamanan, dan ketertiban di Makassar.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Adapun botol kosong minuman keras yang ikut menjadi temuan, diakui Izal sengaja dikumpulkan untuk dijual. Hasilnya untuk membiayai kebutuhan sekretariat seperti membeli token listrik.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Keberadaan Batalyon 120 dikatakan Izal, untuk membina mantan pelaku kriminal jalanan agar tidak kembali ke jalan melakukan tindak kriminal. Batalyon 120 juga memetakan potensi kriminal jalanan, dan merangkul orang - orang yang berpotensi melakukan tindak kriminal jalan untuk dilakukan pembinaan.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>"Semua kami lakukan untuk mendukung upaya kepolisian, pemerintah kota Makassar, dan TNI dalam menciptakan kondisi kota yang aman, tertib, dan jauh dari tindak kriminal jalanan," pungkasnya.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Sementara Kapolsek Tallo Kompol Badollahi angkat bicara soal penggerebekan 48 anggota organisasi Batalyon 120 Makassar.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Dia menjelaskan bahwa barang bukti berupa anak busur, senjata tajam dan botol miras merupakan hasil sitaan Batalyon 120.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>“Mereka itu anak-anak binaannya Batalyon 120.<br>Dan itu busur yang ditemukan untuk dimusnahkan, beberapa kegiatannya Batalyon merangkul anak-anak genk motor itu dia simpan di sekretnya hasil dari penggalangannya untuk dimusnahkan," katanya kata Kompol Badollahi kepada awak media, Minggu, (11/9).</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Terkait penemuan botol minuman keras (miras), Badollahi juga menjelaskan jika hal itu merupakan bagian daripada sitaan Batalyon.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>“Jadi dia serahkan juga untuk dimusnahkan bersama-sama nanti. Makanya dia tidak mungkin dikumpul di dalam untuk sesuatu untuk ini tapi disimpan dalam baskom," ujarnya.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>“Makanya itu secepatnya mau diserahkan untuk pemusnahan tapi belum diserahkan sudah turun Tim Thunder dari Polda," bebernya.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>Terkait 48 orang yang diamankan, dia menuturkan jika pagi tadi telah dilakukan pembinaan dan edukasi.</p> <!-- /wp:paragraph --> <!-- wp:paragraph --> <p>“Tadi pagi sudah dilakukan edukasi serta pembinaan, karena kan semua itu anak-anak binaan. Karena itu semua yang menjaga, buktinya sekarang Makassar aman, aman dari genk motor aman dari perampok, karena anak-anak ini yang bantu kita mengedukasi yang lainnya,” tandasnya.***</p> <!-- /wp:paragraph -->

Sumber: