Pengelola Bandara Diminta Sampaikan Maaf Secara Tertulis

Pengelola Bandara Diminta Sampaikan Maaf Secara Tertulis

<strong>diswaysulsel.com, BONE</strong> -- Beberapa pekerja media di Bone mendesak pengelola <a href="https://diswaysulsel.com/petugas-bandara-arung-palakka-blokir-para-awak-media/">Bandara Arung Palakka</a> mengajukan permintaan maaf secara tertulis. Terkait persoalan pengusiran sejumlah wartawan yang meliput Penerbangan perdana baru-baru ini. Sejumlah kelompok, yakni <a href="https://bone.go.id/2020/12/18/bupati-lantik-pengurus-wartawan-independen-bone-wib-periode-2020-2023/">Wartawan Independen Bone</a> (WIB), Jurnalis Online Indonesia (Join) dan Forum Jurnalis Bone (FJB) menilai pimpinan maupun pengelola Bandara Arung Palakka tidak serius melakukan permintaan maaf. Sebab, tidak langsung menyentuh media yang terhalangi. "Jika memang serius ingin minta maaf seharusnya secara tertulis bukan dengan hanya mengundang media mengopi," jelas Ketua Umum WIB Bone, Eka. Menurut Eka, undangan pihak Bandara Arung Palakka itu tidak menyertakan media yang bersentuhan langsung di kejadian saat itu. Senada, Ketua Join Bone, Andi Trisna Arief pun meminta pimpinan Bandara Arung Palakka untuk mengganti humas dan kanit Aveseg yang menurutnya tidak paham tanggung jawabnya. "Seharusnya sebagai humas paham dan mengerti dengan tugas teman-teman media dan bukan malah menghalang-halangngi media liputan. Itu sangat mencederai profesi kami "jelasnya. Ketua FJB Bone Ilham pun turut menekankan permintaan serupa. Pimpinan bandara mesti meminta maaf secara tertulis di depan seluruh media di Bone. (*) Penulis: Subaer

Sumber: