Spanduk Penolakan Pembangunan Kawasan Industri Takalar Kembali Muncul

<strong>diswaysulsel.com, TAKALAR </strong>- Sebuah spanduk berukuran sedang yang terpasang pada salah satu lahan warga desa Punaga, kecamatan Mangngarabombang kembali bermunculan. Padahal, rencana pembangunan kawasan industri yang telah dibebaskan seluas kurang lebih 200 Hektar are oleh pihak investor selangkah lagi akan terwujud, Namun dengan hadirnya spanduk penolakan pembangunan kawasan industri itu paling tidak berpotensi memunculkan konflik baru ditengah masyarakat sekitar. "Kami tidak tau siapa yang memasang itu spanduk, sepertinya fhoto spanduk yang sudah berseliwaran digruf WhatsAp adalah fhoto lama, jauh sebelum pembebasan lahan berlangsung," kata Dirman Danker salah satu warga Marbo pro pembangunan kawasan Industri Takalar via ponselnya, Jumat (22/3/2024). Bahkan menurut Dirman Danker munculnya kembali spanduk penolakan yang mengatas namakan pemuda dan masyarakat Laikang adalah bentuk sabotase yang dilakukan oleh segelintir orang. "Sepertinya ada pihak pihak tertentu yang hendak mengsabotase keberadaan kawasan industri ini," ucap Dirman Sayangnya, pemerintah desa Punaga dan Camat Mangngarabombang yang disebut sebut sebagai salah satu pihak yang merestui sekaligus garda terdepan terhadap pembangunan kawasan industri itu belum berhasil dikonfirmasi. Ponsel kedua pejabat tersebut tidak membaca konfirmasi dari pihak pewarta, meskipun ponsel keduanya sedang aktif. (Adlan)
Sumber: