Konsep Sentuh Hati Pemkot Makassar Bakal Diterapkan di Filipina

<strong>diswaysulsel.com, MAKASSAR</strong> -- Salah satu program inovasi yang diinisiasi Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto kembali diakui negara lain. Kali ini Program Sentuh Hati. Gubernur Provinsi Quirino, Filipina, Dakila Carlo E Cua mengaku tertarik dengan program Touching Heart Protokol Pemerintah Kota Makassar yang diinisiasi Danny Pomanto. Dakila Carlo E Cu mengatakan, seluruh konten yang dipresentasikan oleh Danny Pomanto pada Workshop Internasional di Bali begitu luar biasa. Pasca-melihat paparan Danny Pomanto, dia menuturkan Kota Makassar kini menjadi salah satu benchmarking atau tolak ukur programnya. "Kami ingin mengikuti apa yang dilakukan oleh bapak wali kota. Pak Wali (Danny Pomanto, red) memiliki kemampuan inovasi dan kepemimpinan sangat bagus," kata Dakila di Lokakarya Internasional Forum Air Dunia ke-10 di Courtyard Hotel, Nusa Dua, Bali, beberapa waktu lalu. Dari beberapa macam point yang disampaikan Danny Pomanto, dia menyebut sangat tertarik dengan konsep Touching Heart Protokol. Lantaran para pimpinan langsung turun ke masyarakat bawah untuk mengetahui apa yang diinginkan masyarakat. "Kami menggarisbawahi konsep ini dan kami ingin menerapkan ide ini di masyarakat kami," ucapnya. Apalagi, menurutnya perilaku masyarakat di era saat ini cukup menjadi tantangan. Jadi perubahan terhadap perilaku masyarakat itu harus dilakukan. “Contoh ini (protokol sentuh hati) sangat baik bagi kita,” ungkapnya. Diketahui, program Sentuh Hati bertujuan untuk membangun kedekatan antara pemerintah dan masyarakat. Program ini dilaksanakan oleh camat dan lurah dengan cara turun langsung menemui masyarakat. Para lurah dan camat menyambangi warga untuk mengetahui apa saja yang menjadi permasalahan di tengah masyarakat. Danny Pomanto menyebut, pelaksanaan program Protokol Sentuh Hati ini berjalan tiap Selasa, Rabu, Kamis dan Jumat. Setelah itu akan dilaporkan langsung ke dirinya. Dengan begitu, permasalahan apapun yang terjadi di wilayah Kota Makassar dapat diatasi dengan baik. (*)
Sumber: