DPRD Kota Makassar
PEMKOT MAKASSAR

Legislator Pusat Dukung Pengembangan UMKM Gowa

Legislator Pusat Dukung Pengembangan UMKM Gowa

KUNKER--- Legislator DPR RI asal Sulsel, H Achmad Dg Se're bersama Sekda Gowa, Andy Aziz Peter dalam dialog bersama membahas sektor UMKM di baruga Karaeng Galesong, Jumat (16/1/2026)--

HARIAN DISWAY,GOWA----Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Gowa menjadi perhatian khusus legislator pusat.

Mereka siap membantu pengembangan UMKM Gowa khususnya terkait modal usaha. Demikian disampaikan anggota Komisi VII DPR RI dari dapil Sulsel 1, Achmad Dg Se’re kala melakukan kunjungan kerja atau kunker di kabupaten Gowa, Jumat (16/1/2026). 

Haji De'de sapaan karibnya mengatakan bahwa seluruh saran dan masukan dari para pelaku UMKM Kabupaten Gowa akan menjadi bahan yang akan disampaikan pada rapat dengar pendapat dengan Kementerian UMKM RI.

“Insya Allah mitra kerja Komisi VII program terkait hari ini, saya suarakan ke tingkat nasional. Saya mohon do’ata semua,” ujar politisi Partai Nasdem itu.

Achmad Dg Sere kunker di Gowa didampingi kolega anggota Komisi VII DPR RI dan pejabat Kementrian UMKM. Ia dan rombongan diterima oleh Sekda Gowa, Andy Aziz Peter di baruga Karaeng Galesong.

Senada dengan Haji De'de, Asisten Deputi Perluasan Pasar Usaha Menengah pada Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Harun Adama Sume menegaskan, segala usulan dari UMKM Kabupaten Gowa akan disampaikan ke deputi terkait di Kementerian UMKM.

“Apa yang menjadi usulan dari para pelaku UMKM di Kabupaten Gowa, nanti kami sampaikan ke deputi terkait,” katanya

Sekda Kabupaten Gowa, Andy Azis Peter menyambut hangat kunker Komisi VII DPR RI. Bekas Lurah Romang Lompoa, Kecamatan Bontomarannu itu mengatakan, Pemerintah Kabupaten Gowa terus memperkuat komitmennya dalam pengembangan UMKM sebagai penggerak utama perekonomian daerah.

"Pemerintah mendorong agar Kabupaten Gowa dapat menjadi Kabupaten UMKM, mengingat besarnya potensi serta jumlah pelaku UMKM di daerah ini," urai Azis Peter.

Ia menyebutkan bahwa hingga akhir tahun 2025, jumlah UMKM di Kabupaten Gowa tercatat sebanyak 62.410 UMKM, yang terdiri dari 58.000 usaha mikro, 3.850 usaha kecil, dan 560 usaha menengah. Selain itu, terdapat 574 UMKM unggulan yang bergerak di berbagai sektor strategis, mulai dari pangan olahan, kerajinan, hingga produk berbasis potensi lokal. 

Hanya saja yang menjadi kendala pada umumnya dialami UMKM di Kabupaten Gowa adalah sektor permodalan.

“Permodalan ini yang menjadi kendala. Tetapi, Pemkab Gowa optimistis, melalui sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan para pemangku kepentingan, pengembangan UMKM yang berkelanjutan dapat terwujud dan menjadikan Gowa sebagai salah satu pusat pertumbuhan UMKM di Indonesia,” ucapnya.

Azis Peter juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini 558 UMKM di Kabupaten Gowa telah bermitra dengan pihak ketiga, baik swasta, BUMN, maupun lembaga lainnya, sebagai upaya memperkuat akses pasar dan meningkatkan daya saing produk UMKM.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemkab Gowa pada 2025 telah menyalurkan bantuan peralatan usaha kepada 221 UMKM, guna mendorong peningkatan produktivitas dan kualitas produk. Selain itu, Pemkab Gowa juga telah mengusulkan pembangunan rumah kemasan sebagai fasilitas strategis untuk meningkatkan kualitas kemasan, branding, dan nilai tambah produk UMKM.

Sumber: