DPRD Kota Makassar
PEMKOT MAKASSAR

Gantikan Hasan Hasyim, Bupati Talenrang Nakhoda Baru DMI Gowa

Gantikan Hasan Hasyim, Bupati Talenrang Nakhoda Baru DMI Gowa

PIMPIN DMI--- Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang menyampaikan sambutan pasca terpilih sebagai ketua DMI Gowa dalam Musda III DMI Gowa di Rujab Tinggimae, Sabtu (31/1/2026)--

HARIAN DISWAY,GOWA--- Dewan Masjid Indonesia atau DMI Kabupaten Gowa punya nakhoda baru. Ia adalah Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang

Bupati perempuan itu terpilih pada Musyawarah Daerah (Musda) III DMI Kabupaten Gowa masa khidmat 2026-2031 yang dihelat di Baruga Tinggimae pada pengujung Januari, Sabtu (31/1/2026). Bupati Talenrang menggantikan ketua DMI Gowa sebelumnya, Hasan Hasyim. 

Hasan Hasyim diketahui merupakan bekas birokrat Pemkab Gowa di era bupati Almarhum H Ichsan Yasin Limpo. Jabatan terakhir Hasan Hasyim sebelum purna bakti ialah Kepala Kesbangpol Pemkab Gowa. 

Usai terpilih sebagai pemimpin baru DMI Gowa, Bupati Talenrang menyampaikan komitmennya dalam memperkuat peran masjid sebagai pusat ibadah, pembinaan umat, dan pembangunan karakter masyarakat.

“Masjid bukan hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat, pendidikan, dakwah, sosial, bahkan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Karena itu, DMI memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam menjadikan masjid sebagai motor penggerak pembangunan karakter dan peradaban umat,” katanyi.

Talenrang menyebut, Kabupaten Gowa memiliki sekitar 3.800 masjid dan mushollah dengan jumlah penduduk kurang lebih 836 ribu jiwa yang mayoritas beragama Islam. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kehidupan masyarakat Gowa sangat dekat dengan masjid, sehingga keberadaannya harus dimanfaatkan secara optimal.

“Menghidupkan masjid bukan hanya simbol beribadah, tetapi juga menumbuhkan kebersamaan. Terlebih pemerintah juga bagian dari masyarakat Gowa ingin menghadirkan masyarakat yang lebih religius dan berkarakter,” tambahnyi.

Lebih lanjut, dirinya mengatakan Pemerintah Kabupaten Gowa dan DMI merupakan mitra strategis dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan berakhlak mulia. 

Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung program-program DMI yang sejalan dengan visi pembangunan daerah, khususnya dalam penguatan nilai-nilai keagamaan, moderasi beragama, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Pembangunan di Gowa bukan hanya berorientasi pada pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia,” tegasnyi.

Ia pun mengajak seluruh pengurus dan anggota DMI untuk menjadikan musyawarah tersebut sebagai sarana memperkuat persatuan, memperluas kolaborasi, dan menyatukan langkah demi kemaslahatan bersama menuju penguatan peran masjid sebagai pusat ibadah dan penguatan umat.

Wakil Ketua Pimpinan Wilayah DMI Sulsel, Iqbal Suhaeb, berharap kepengurusan yang baru ini mampu mengoptimalkan fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan dakwah, khususnya di Kabupaten Gowa.

“Gowa merupakan daerah di Sulawesi Selatan dengan jumlah masjid yang sangat banyak. Ke depan, diharapkan ada pemberdayaan takmir, manajemen masjid yang lebih modern, dan terkelola dengan baik, serta pelibatan generasi muda agar masjid semakin hidup dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan umat,” tandasnyi.(rus)

Sumber: