DPRD Kota Makassar
PEMKOT MAKASSAR

Bahlil Minta Golkar Sulsel Segera Konsolidasi hingga Ranting Usai Musda

Bahlil Minta Golkar Sulsel Segera Konsolidasi hingga Ranting Usai Musda

--

DISWAY SULSEL – Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia membuka secara resmi Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan di Hotel Claro Makassar, Sabtu (18/7/2026). 

Dalam pembukaan Musda tersebut, Bahlil didampingi sejumlah elite DPP Partai Golkar, di antaranya Sekretaris Jenderal Sarmuji dan Bendahara Umum Sari Yuliati. Hadir pula anggota DPR RI daerah pemilihan Sulsel, anggota DPRD Provinsi Sulsel, serta anggota DPRD kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.

Dalam arahannya, Bahlil menegaskan pentingnya konsolidasi organisasi secara menyeluruh setelah Musda, mulai dari tingkat provinsi hingga ranting.

Bahlil menegaskan,  Musda merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi di tingkat provinsi yang memiliki tiga agenda utama, yakni mengevaluasi laporan pertanggungjawaban kepengurusan, menyusun program kerja dan rekomendasi, serta memilih Ketua DPD Partai Golkar Sulsel.

"Musda adalah forum pengambilan keputusan tertinggi di tingkat daerah. Musda melahirkan tiga keputusan besar, yaitu evaluasi kepengurusan, menyusun program kerja dan rekomendasi, serta memilih Ketua DPD Golkar," ujar Menteri ESDM itu.

Menurutnya, konsolidasi menjadi kunci utama untuk mengembalikan kejayaan Partai Golkar di Sulawesi Selatan.  Mengingat dominasi Partai Golkar di Sulsel sebagai lumbung suara di kawasan Indonesia Timur direbut Partai NasDem pada Pemilu 2024 lalu.

Maka itu, Ia meminta kepengurusan baru yang terbentuk segera menuntaskan Musyawarah Cabang (Muscab) di seluruh kabupaten/kota sebelum melanjutkan konsolidasi hingga tingkat kecamatan dan desa.

"Saya meminta nanti setelah Musda  selesai, Muscab kabupaten/kota segera dilakukan. Setelah itu lanjutkan musyawarah di tingkat kecamatan dan desa. Karena kekuatan partai kita ada di sana," tegasnya.

Bahlil menilai Sulawesi Selatan memiliki posisi strategis bagi Partai Golkar, khususnya di kawasan Indonesia Timur. Karena itu, ia berharap Musda kali ini mampu menjadi momentum untuk mengembalikan dominasi Golkar di Sulsel.

"Berbicara Partai Golkar di wilayah timur, simpulnya adalah Sulawesi Selatan. Kejayaan Partai Golkar di wilayah timur selalu menjadikan Sulawesi Selatan sebagai contoh," ujarnya.

Ia juga mengingatkan target partai hasil Musyawarah Nasional (Munas), yakni meningkatkan jumlah kursi Partai Golkar di DPR RI, DPRD provinsi, hingga DPRD kabupaten/kota pada Pemilu 2029, sekaligus mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan  Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

 Bahlil  menyinggung proses pemilihan Ketua DPD Golkar Sulsel yang hanya diikuti Ilham Arief Sirajuddin  dinilai mampu memimpin beringin ke depan

"Saya pikir Kak Aco (IAS) adalah sebuah pilihan terbaik untuk bagaimana bisa memimpin partai ini," kata Bahlil.

Sumber: