DISWAY, SULSEL - Program seragam sekolah gratis yang digagas oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, terutama menjelang tahun ajaran baru.
Program ini menyasar peserta didik baru sebagai upaya meringankan beban ekonomi keluarga. Salah satu dukungan datang dari Wakil Ketua I DPRD Kota Makassar, Andi Suharmika. Ia menyampaikan apresiasinya terhadap kebijakan tersebut dan berharap program ini segera direalisasikan agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh para siswa. “Kami mendorong percepatan semua progres yang dilakukan pemerintah kota terkait program seragam sekolah gratis, termasuk mekanisme yang akan dituangkan ke dalam Perda,” ujar Suharmika, Sabtu (12/4/2025). Ia menambahkan, percepatan pengesahan draft Perda akan mempermudah pelaksanaan program ini pada tahun ajaran baru. “Kami ingin draft ini segera berjalan, agar manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh siswa dan orang tua,” imbuhnya. Suharmika, yang akrab disapa Mika, juga menyampaikan bahwa program ini akan menjadi bagian dari pembahasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). “Kami di DPRD, Insyaallah, akan mendukung dari sisi penganggaran karena program ini menyentuh langsung kepentingan masyarakat. Ini juga akan sejalan dengan visi dan misi yang akan dituangkan dalam RPJMD,” jelasnya. Legislator dari Partai Golkar tersebut turut menyetujui alokasi anggaran sebesar Rp18 miliar untuk mendukung program ini, yang merupakan salah satu prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham. “Kami sepakat jika anggaran Rp18 miliar dialokasikan untuk seragam sekolah, karena manfaatnya akan dirasakan langsung oleh anak-anak dan masyarakat Makassar. Ini akan selaras dengan arah kebijakan yang akan dituangkan dalam RPJMD ke depan,” katanya. Sebagai Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kota Makassar, Mika menegaskan bahwa program ini akan sangat membantu orang tua atau wali murid dalam mengurangi beban biaya pendidikan. “Ini akan menjadi pedoman dasar dalam penyusunan APBD Perubahan. Anggaran Rp18 miliar sebenarnya tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan manfaat langsung yang diterima peserta didik baru,” ujarnya. Ia juga menilai, alokasi anggaran untuk program ini masih dalam batas wajar proporsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). “Kalau memungkinkan untuk ditambah, kenapa tidak? Karena manfaat dan dampaknya sangat besar bagi para siswa baru,” pungkasnya (***)Ringankan Beban Orang Tua Siswa, Dprd Makassar Dukung Program Seragam Sekolah Gratis
Sabtu 12-04-2025,10:09 WIB
Reporter : Muh. Seilessy
Editor : Muh. Seilessy
Kategori :
Terkait
Sabtu 18-07-2026,08:08 WIB
DPRD Prediksi SiLPA Makassar 2026 Capai Rp500 Miliar, Ini Penyebabnya
Sabtu 18-07-2026,07:56 WIB
Legislator PPP Soroti SiLPA Pemkot Rp699,85 Miliar, Sementara 16 Kantor Lurah Masih Menyewa
Jumat 17-07-2026,13:55 WIB
25 Tahun, GMTD Baru Serahkan 7 PSU, DPRD Makassar Usulkan Pansus
Kamis 16-07-2026,16:29 WIB
Serapan Anggaran Rendah, DPRD Makassar Nilai Pemkot Lambat Dalam Perencanaan Fisik
Kamis 16-07-2026,11:21 WIB
MPLS Segera Berakhir, DPRD Makassar Desak Pemkot Percepat Penyaluran Seragam Sekolah Gratis
Terpopuler
Sabtu 18-07-2026,18:10 WIB
Bahlil Minta Golkar Sulsel Segera Konsolidasi hingga Ranting Usai Musda
Sabtu 18-07-2026,18:45 WIB
Saat Politik Berisik, Appi Memilih Diam
Minggu 19-07-2026,08:59 WIB
Hujan Gol di Bronze Final, Tiga Singa Sikut Prancis 6-4
Sabtu 18-07-2026,18:31 WIB
Ketua KONI Makassar: Hibah Rp15 Miliar untuk Pembinaan Atlet, Bukan Pengurus
Minggu 19-07-2026,14:13 WIB
Argentina vs Spanyol, Final Ideal Piala Dunia 2026
Terkini
Minggu 19-07-2026,14:13 WIB
Argentina vs Spanyol, Final Ideal Piala Dunia 2026
Minggu 19-07-2026,13:09 WIB
Andi Tenri Indah Raih Pemred Award 2026 sebagai Legislator Provinsi Terbaik Bidang Komunikasi Publik
Minggu 19-07-2026,08:59 WIB
Hujan Gol di Bronze Final, Tiga Singa Sikut Prancis 6-4
Sabtu 18-07-2026,18:45 WIB
Saat Politik Berisik, Appi Memilih Diam
Sabtu 18-07-2026,18:31 WIB