Disdik Gowa Canangkan Satu Siswa Satu Pohon, MKKS : Program Luar Biasa

Rabu 28-01-2026,09:50 WIB
Reporter : Rusli Haisarni
Editor : Rusli Haisarni

HARIAN DISWAY,GOWA---Dinas Pendidikan atau Disdik Kabupaten Gowa membuat terobosan baru dalam mendukung program penghijauan. Nama program tersebut satu siswa satu pohon atau one student one tree

Melalui program teranyar ini, Disdik Gowa mencanangkan gerakan penghijauan di sekolah dimana setiap pelajar wajib menanam satu pohon.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Gowa, Taufik Mursad menyampaikan, one student one tree merupakan upaya menanamkan pendidikan karakter cinta lingkungan kepada pelajar sejak dini.

"Kita terus berupaya bagaimana mengembangkan kualitas pendidikan yang berkarakter kepada siswa didik. One student one tree atau satu siswa satu pohon ini sinkron dengan program Gowa Accaradde yang menekankan pendidikan berkarakter," ujar Taufiq Mursad pada kegiatan MKKS SMP Kabupaten Gowa di SMP Negeri 1 Sungguminasa, Selasa (27/1/2026).

Bekas Kepala Bappeda itu menerangkan, melalui program ini Disdik Gowa akan menyiapkan bibit pohon yang nantinya ditanam oleh setiap siswa. Kadis berbadan tambun itu mengaku, pihaknya tengah mematangkan persiapan sebelum launching dilakukan secara serentak. 

"Sementara masih persiapan. Mulai dari kesiapan bibit pohon yang nanti ditanam oleh setiap siswa. Itu membutuhkan bibit pohon yang banyak," terangnya. 

Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Gowa menyambut positif program satu siswa satu pohon. 

"Program luar biasa. Tentu kami dari MKKS siap mendukung dan mensukseskan program Disdik Gowa ini," ucap Ketua MKKS Kabupaten Gowa, Sutopo. 

Menurut Sutopo, program satu siswa satu pohon ini menjadi bagian dari resolusi MKKS 2026. Sekaligus memperkuat gerakan penghijauan yang telah dilakukan di sekolah. 

"Pada Intinya MKKS sepakat sekali. Apalagi selama ini, kita punya kebijakan mewajibkan siswa menanam dua pohon di awal semester dan dirawat kemudian ditunjukkan sebelum penerimaan rapor," terangnya. 

Di MKKS SMP, Sutopo menggantikan ketua sebelumnya, H Zainal Timung yang diberhentikan sebagai kepala sekolah karena tidak bersyarat lagi sesuai regulasi Permendikdasmen. 

Sutopo kemudian terpilih sebagai Ketua MKKS dengan status PAW periode 2024-2028. Sutopo menyampaikan, selain tetap melanjutkan program lama, dirinya juga menyiratkan merapikan organisasi mengingat ada pengurus yang memasuki purna bakti. 

"Merapikan organisasi menjadi atensi resolusi MKKS SMP Kabupaten Gowa 2026. Juga memperkuat best practice subra untuk disinkronkan dengan program bupati Gowa," tandasnya.(rus)

Kategori :