EL Nino Menyapa, Sudah siapkah Indonesia ?

Senin 18-05-2026,13:25 WIB
Oleh: Muh. Seilessy

Oleh:Andi Rini sulestiani

(Mahasiswi pascasarjana kesmas UIN ALAUDDIN MAKASSAR)


DISWAY, SULSEL - La Niña dan El Niño sedang menyapa warga Indonesia    dapat menyebabkan musim kemarau dan musim hujan di Indonesia bersifat lebih basah atau lebih kering. Meskipun demikian, masih banyak masyarakat yang belum memahami anomali iklim ini dan berbagai istilah yang berkaitan dengannya.

 

Penyebab utama munculnya El Niño adalah melemahnya angin pasat (trade winds) yang berembus dari timur ke barat di sepanjang samudra Pasifik ekuator. Melemahnya angin ini menyebabkan air laut bersuhu hangat—yang biasanya menumpuk di wilayah Asia dan Indonesia—berbalik mengalir dan menumpuk di pantai barat Amerika Selatan (dekat Peru dan Ekuador).

 

Berikut adalah tahapan dan faktor ilmiah yang menyebabkan terjadinya fenomena El Niño:

1. Melemahnya Angin Pasat (Faktor Utama)

Dalam kondisi normal, angin pasat bertiup kencang dari timur (Amerika) ke barat (Asia/Indonesia). Angin ini mendorong air laut permukaan yang hangat ke arah Indonesia, sehingga wilayah kita kaya akan awan hujan. Namun, karena siklus atmosfer global tertentu, kekuatan angin pasat ini tiba-tiba menurun drastis atau bahkan berbalik arah.

 

2. Pergeseran Massa Air Hangat (Warm Pool)

Akibat melemahnya angin pasat, air laut panas yang tadinya terkumpul di wilayah Indonesia dan Pasifik Barat mulai bergerak "mundur" ke arah timur menuju Pasifik Tengah dan Amerika Selatan. Hal ini membuat suhu permukaan laut di pusat dan timur Samudra Pasifik mengalami pemanasan di atas rata-rata normal.

 

3. Terhentinya Proses Upwelling

Di pantai barat Amerika Selatan, hilangnya dorongan angin pasat menghentikan proses upwelling (naiknya air laut dalam yang dingin dan kaya nutrisi ke permukaan). Akibatnya, permukaan air laut di wilayah tersebut tetap panas, yang menjadi penanda fisik kuat terjadinya El Niño.

 

4. Interaksi Atmosfer dan Laut (Southern Oscillation)

Perubahan suhu laut ini mengubah tekanan udara di atmosfer. Tekanan udara di Pasifik Barat (Indonesia) menjadi tinggi, sedangkan tekanan udara di Pasifik Timur menjadi rendah. Perubahan tekanan udara ini semakin memperlemah angin pasat. Siklus saling memengaruhi antara laut dan atmosfer inilah yang disebut sebagai ENSO (El Niño-Southern Oscillation).

 

5. Pengaruh Pemanasan Global (Faktor Eksternal)

Meskipun El Niño adalah siklus alamiah yang terjadi setiap 2 hingga 7 tahun sekali, perubahan iklim global akibat emisi gas rumah kaca terbukti membuat frekuensi kemunculan El Niño menjadi lebih sering dan intensitas dampaknya menjadi lebih ekstrem.

 

Dampak dari el Nino ini sendiri bias menyebabkan kekeringan etimologis dimana sumber air seperti sungai dan waduk mengalami penyusutan debit air, selain itu terjadi kekurangan air bersih , kebakaran hutan/lahan akibat suhu yang meningkat drastic serta penurunan kualitas udara.

 

Meskipun BMKG Menyatakan bahwa kemungkinanEl nino kali ini dalam ketegori lemah kita harus tetap mempersiapkan diri dengan baik.Jika berpacu pada Theory of Planned Behavior (Teori Perilaku Terencana) oleh icek Isen yakni Teori ini menyatakan bahwa tindakan seseorang didasari oleh niatnya. 

Niat tersebut dibentuk oleh tiga faktor yang bisa diintervensi oleh pembuat kebijakan diantaranya, Sikap, yakni bagaimana perilaku kita menghadapi masalah yang akan dating dengan tahap pencegahan yakni seperti menghemat air, atau mulai menanam pohon/tanaman yang mampu membuat kualitas udara lebih baik. Lalu norma Subjektif: Dorongan dari lingkungan sekitar (tetangga, tokoh masyarakat) untuk ikut memitigasi dampak El Niño.Saling mengingkatkan dan melakukan sosialisi oleh pemerintah setempat terkait bahaya el nino dan apa yang perlu dipersiapkan untuk mrngahadapinya.

 

Dimana Laporan dari Food and Agriculture Organization (FAO) pada tahun 2024 dengan menerapkan teori tersebut ammpu membuat petani “sadar bencana”sehingga membuktikan bahwa niat petani untuk menghemat air melonjak drastis ketika pemerintah menurunkan tingkat kesulitan tindakan.

Kategori :

Terkait