SAN FRANSISCO, HARIAN DISWAY---Persaingan Grup B Piala Dunia 2026 cukup ketat. Empat tim yang bercokol di Grup B sejauh ini mengemas poin sama. Itu menyusul oleh hasil imbang yang mereka peroleh.
Setelah tuan rumah Kanada bermain remis dengan Bosnia-Herzegovina 1-1. Disusul hasil serupa diperoleh Qatar dan Swiss.
Al Annabi julukan Qatar berhasil mencuri satu poin dramatis lewat gol telat ke gawang Swiss pada laga pertama Grup B Piala Dunia 2026, di San Fransicsco Bay Area Stadium Santa Clara, Minggu pagi WIB, 14 Juni 2026. Kedua negara berbagi skor 1-1.
Bagi Qatar, hasil imbang ini menjadi momen bersejarah karena meraih poin pertama mereka sepanjang tampil di Piala Dunia. Ketika menjadi tuan rumah empat tahun lalu, mereka sama sekali tidak mendapatkan poin.
Nah, sejarah itu dicetak oleh Boualem Khouki dalam situasi dramatis. Yakni ketika laga benar-benar mendekati akhir. Tepatnya menit ke-90+4. Sebelumnya, mereka tertinggal 0-1 oleh penalti Breel Embolo di menit ke-17.
Jalannya Laga Qatar vs Swiss
Baru tiga menit laga berjalan, Qatar sudah mendapat peluang emas. Kesalahan lini belakang Swiss membuat Edmilson Junior lolos sendirian ke kotak penalti. Namun, penyelesaian akhirnya masih bisa dibendung Gregor Kobel dengan kaki.
Setelah selamat dari ancaman awal, Swiss langsung mengambil alih permainan. Breel Embolo dan Dan Ndoye beberapa kali merepotkan pertahanan Qatar.
Pada menit keenam, Michel Aebischer mengirim umpan terobosan matang kepada Ndoye. Winger itu melepaskan tembakan keras ke pojok bawah gawang, tetapi Mahmud Abunada tampil sigap melakukan penyelamatan penting.
Empat menit kemudian, Swiss kembali membuang peluang besar. Ricardo Rodriguez mengirim umpan datar ke kotak penalti dan Ndoye berdiri bebas tanpa kawalan. Sayangnya, tembakan pertamanya justru melambung tinggi meski gawang terbuka lebar.
Tekanan Swiss akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-14. Denis Zakaria mengirim bola lambung ke arah Embolo yang kemudian menanduk bola ke jalur lari Remo Freuler.
Striker itu dengan tenang mengarahkan bola ke pojok kiri bawah sambil mengecoh Abunada. Gol tersebut membuat Swiss semakin nyaman menguasai pertandingan. Mereka mendominasi penguasaan bola dan terus menciptakan peluang.
Pada menit ke-21, Zakaria hampir menggandakan keunggulan lewat tembakan mendatar dari sudut sempit, tetapi Abunada kembali melakukan penyelamatan penting.
Qatar kesulitan keluar dari tekanan. Akram Afif dan Yusuf Abdurisag beberapa kali mencoba menyerang lewat serangan balik, namun lini belakang Swiss tampil cukup disiplin.
Peluang terbaik Qatar di babak pertama hadir pada menit ke-43. Umpan rendah dari sisi kanan gagal disambar Abdurisag, tetapi bola jatuh ke kaki Edmilson Junior. Sayangnya, tembakan first-time pemain Qatar itu kembali dimentahkan Kobel.