Menang Susah Payah 3-2, Argentina Akhiri Kisah Dongeng Cabo Verde

Sabtu 04-07-2026,12:43 WIB
Reporter : Daeng Boko
Editor : Rusli Haisarni

"Kami menjunjung tinggi martabat negara kami. Kami melawan juara dunia dan berhasil menyamakan kedudukan dua kali. Kami membawa pertandingan ke babak perpanjangan waktu," tutur Bubista.

"Lebih dari segalanya, kami bangga dengan para pemain kami yang telah menunjukkan martabat mereka di Piala Dunia. Kami menunjukkan identitas kami," sambungnya.

Jalannya Laga Argentina vs Cabo Verde

Banyak yang memperkirakan Argentina akan mendominasi sejak awal. Tetapi sejak peluit pertama berbunyi, Cabo Verde justru tampil percaya diri. Mereka sama sekali tidak menunjukkan rasa gugup meski menghadapi salah satu favorit juara.

Peluang pertama pertandingan bahkan lahir dari kubu wakil Afrika itu pada menit ketujuh. Ryan Mendes menusuk dari sisi kanan sebelum melepaskan tembakan kaki kiri yang masih sempat diblok Nahuel Molina dan diamankan Emiliano Martinez.

Argentina tampak kesulitan menembus rapatnya pertahanan Cabo Verde. Hingga memasuki menit ke-15, pasukan Lionel Scaloni baru benar-benar mulai menemukan ritme permainan. 

Lionel Messi yang sebelumnya nyaris tak mendapat ruang mulai lebih sering terlibat dalam serangan. Kapten Argentina itu terlebih dahulu melepaskan tembakan yang masih melebar setelah menerima umpan Thiago Almada.

Dua menit berselang, Messi kembali mengancam melalui tendangan bebas dari depan kotak penalti setelah dilanggar Jovane Cabral. Namun, eksekusi kaki kirinya yang melengkung tepat ke arah gawang masih mampu diamankan Vozinha.

Tekanan Argentina akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-29. Berawal dari umpan panjang akurat Lisandro Martinez, Messi berhasil lolos dari kawalan bek lawan.

Dengan satu sentuhan kontrol yang sempurna, pemain berusia 39 tahun itu langsung mencungkil bola melewati Vozinha untuk membawa Argentina unggul 1-0.

Gol tersebut menjadi gol ketujuh Messi di Piala Dunia 2026 sekaligus gol ke-20 sepanjang kariernya di putaran final Piala Dunia.

Setelah memimpin, Argentina lebih nyaman mengendalikan pertandingan. Rodrigo De Paul, Alexis Mac Allister, dan Enzo Fernandez mendominasi lini tengah, sehingga Cabo Verde lebih banyak bertahan. Tapi, skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, situasi berubah drastis. Cabo Verde tampil jauh lebih agresif dan mulai berani menekan tinggi. Mereka beberapa kali mengurung pertahanan Argentina dan memaksa Emi Martinez melakukan penyelamatan.

Tekanan tanpa henti Cape Verde akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-59. Moreira membangun serangan dari sisi kanan sebelum memberikan bola kepada Mendes.

Sang kapten kemudian mengirim umpan tarik ke dalam kotak penalti yang disambut Deroy Duarte. Meski berada dalam sudut sempit, gelandang Cabo Verde itu sukses melepaskan tembakan mendatar yang bersarang di pojok gawang Emi Martinez.

Gol penyama kedudukan membuat Lionel Scaloni bergerak cepat. Ia menarik Lautaro Martinez dan Thiago Almada untuk digantikan Julian Alvarez serta Nicolas Gonzalez demi meningkatkan intensitas serangan.

Kategori :