Menang Dramatis 3-2, Tarian Tango Paksa Mesir Angkat Koper

Rabu 08-07-2026,12:20 WIB
Reporter : Daeng Boko
Editor : Rusli Haisarni

ATLANTA, HARIAN DISWAY - Laga penuh dramatis tersaji pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina kontra Mesir di Atlanta Stadium, Rabu 8 Juli dini hari wita. 

Argentina nyaris saja tersingkir setelah tertinggal 0-2 hingga menit 79 babak kedua. Namun, Dewi Fortuna akhirnya berpihak kepada sang juara bertahan.

Tim Tango menunjukkan mental juaranya melalui comeback luar biasa. Bayangkan saja. Dalam waktu 13 menit, La Albiceleste mampu membalikkan keadaan setelah tertinggal 0-2. Tarian Tango yang diperagakan Lionel Messi dkk di pengujung laga akhirnya paksa Mesir angkat koper dari arena Piala Dunia 2026.

Awal laga memang tak berjalan mulus bagi Argentina. Mesir langsung tancap gas dan memimpin 1-0 pada menit ke-15 lewat gol Yasser Ibrahim. Argentina sempat membuka peluang menyamakan kedudukan via titik penalti.

Hanya saja, Lionel Messi yang ditunjuk sebagai ekskutor penalti, gagal menjalankan tugas dengan baik. Sepakan penalti Messi mampu diblok kiper Mesir. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, The Pharaohs sebutan timnas Mesir semakin di atas angin ketika Mostafa Ziko menggandakan keunggulan timnya pada menit 67.

Saat tertinggal 0-2, Pelatih Argentina, Lionel Scaloni kemudian mengambil resiko dengan memasukkan Nicolas Gonzalez, Lautaro Martinez, dan Gonzalo Montiel.

Perubahan yang dilakukan Scaloni ternyata ampuh. Terbukti, dalam waktu 13 menit sebelum laga berakhir, Argentina berhasil mencetak tiga gol lewat Cristian Romero (79'), Lionel Messi (83'), dan Enzo Fernandez (90+2'). Argentina pun menang secara dramatis dengan skor 3-2 atas Mesir.

Pasukan Scaloni melaju ke perempat final untuk menghadapi Swiss yang pada laga babak 16 besar menyingkirkan Kolombia via drama adu penalti 0-0 (4-3). 

Lionel Messi kembali menjadi sosok utama dibalik kemenangan dramatis Argentina atas Mesir. Kapten Argentina itu memecahkan rekor baru sebagai pemain dengan assist terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia sekaligus memperpanjang catatan mencetak golnya menjadi sembilan pertandingan Piala Dunia secara beruntun.

Pemain berusia 39 tahun itu kembali menunjukkan mental juaranya lewat andil assist pada menit ke-79. Messi mengirim umpan akurat yang disundul Cristian Romero untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.

Empat menit berselang, Messi mencetak gol penyama kedudukan lewat sepakan first-time dari dalam kotak penalti. Enzo Fernandez kemudian memastikan kemenangan Argentina melalui gol pada masa injury time melalui sundulan yang bersarang telak di dalam gawang Mesir.

Assist untuk gol Romero membuat koleksi assist Messi di Piala Dunia mencapai 10, melewati rekor sebelumnya yang dipegang legenda Argentina, Diego Maradona (9). 

Catatan tersebut semakin mempertegas pengaruh Messi sebagai kreator serangan terbaik yang pernah tampil di panggung terbesar sepak bola dunia.

Tak hanya memecahkan rekor assist, gol ke gawang Mesir juga mengantar Messi menciptakan sejarah lain. 

Kategori :