Menang Dramatis 3-2, Tarian Tango Paksa Mesir Angkat Koper

Rabu 08-07-2026,12:20 WIB
Reporter : Daeng Boko
Editor : Rusli Haisarni

Menurut Reuters, gol tersebut membuatnya menjadi pemain pertama yang mampu mencetak gol dalam sembilan pertandingan Piala Dunia secara berturut-turut. Rentetan impresif itu terus berlanjut sejak fase gugur edisi sebelumnya (2022) hingga turnamen 2026.

Gol tersebut juga menjadi gol kedelapan Messi di Piala Dunia 2026, sekaligus membawanya memimpin persaingan Sepatu Emas. Ia kini unggul atas para pesaing terdekat seperti Kylian Mbappe dan Erling Haaland. 

Selain itu, torehan tersebut merupakan gol ke-21 Messi sepanjang kariernya di Piala Dunia versi turnamen 2026 yang semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu pemain paling produktif.

Jalannya Laga Argentina versus Mesir

Sejak awal laga, kedua tim sama-sama berhati-hati dan kesulitan menciptakan peluang bersih. 

Argentina sebenarnya sempat mengancam lewat peluang Enzo Fernandez, tetapi gol tersebut dianulir karena offside.

Kejutan datang pada menit ke-15. Berawal dari skema sepak pojok pendek, Marwan Ateya mengirim umpan silang akurat yang disambut sundulan keras Yasser Ibrahim.

Bek Mesir itu berhasil mengalahkan Lisandro Martinez dalam duel udara untuk membawa timnya unggul 1-0.

Argentina mendapat kesempatan emas menyamakan kedudukan empat menit kemudian. Nicolas Tagliafico dijatuhkan Haissem Hassan di kotak penalti sehingga wasit menunjuk titik putih. 

Namun, eksekusi Lionel Messi berhasil ditebak kiper Mostafa Ahmed Shobeir, yang melakukan penyelamatan penting untuk mempertahankan keunggulan Mesir.

Setelah gagal dari penalti, Argentina terus menekan. Messi hampir mencetak gol lewat tendangan bebas yang membentur tiang gawang, sementara sundulan Alexis Mac Allister dan sepakan Julian Alvarez juga digagalkan penampilan gemilang Shobeir. 

Meski mendominasi dan unggul jauh dalam peluang, Argentina harus menutup babak pertama dalam keadaan tertinggal 0-1.

Memasuki babak kedua, Mesir memilih bermain lebih bertahan sambil mengandalkan serangan balik cepat. 

Strategi itu hampir membuahkan hasil saat Mostafa Ziko sempat mencetak gol, tetapi VAR membatalkannya karena terjadi pelanggaran terhadap Lisandro Martinez dalam proses serangan.

Tak lama berselang, tepatnya pada menit ke-67, Mesir benar-benar menggandakan keunggulan. 

Serangan balik cepat yang dipimpin Mohamed Salah diteruskan kepada Haissem Hassan di sisi kanan.

Kategori :