Argentina merespons beberapa menit kemudian. Lionel Messi lolos dari jebakan offside saat mengejar umpan terobosan. Tapi kiper Spanyol Unai Simon tampil sigap dengan keluar dari sarangnya untuk membuang bola.
Setelah dua peluang tersebut, tempo pertandingan cenderung melambat. Kedua tim sama-sama kesulitan menciptakan peluang bersih karena rapatnya pertahanan masing-masing.
Spanyol kembali mengancam pada menit ke-38. Mikel Oyarzabal menerima bola di depan kotak penalti sebelum melepaskan tendangan keras, tetapi bola masih tepat mengarah ke pelukan Emiliano Martinez.
Lima menit berselang, Marc Cucurella mencoba peruntungannya lewat tembakan jarak jauh. Bola sempat mengarah ke sudut gawang, namun masih melebar tipis dari sasaran.
Petaka datang bagi Argentina pada menit ke-43. Lisandro Martinez mengalami cedera pada paha kanan dan tidak mampu melanjutkan pertandingan. Hingga turun minum, kedua tim gagal memecah kebuntuan dan skor tetap bertahan 0-0.
Memasuki babak kedua, Spanyol kembali tampil agresif. Baru beberapa menit berjalan, Alex Baena menusuk dari sisi kiri sebelum melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang kembali diamankan Emiliano Martinez.
Laga sempat memanas pada menit ke-52 setelah Leandro Paredes melakukan pelanggaran keras terhadap Rodri di lini tengah. Keributan kecil sempat terjadi sebelum wasit akhirnya memberikan kartu kuning kepada gelandang Argentina tersebut.
Melihat timnya mulai kesulitan menembus pertahanan lawan, Luis de la Fuente melakukan perubahan pada menit ke-60. Ferran Torres dan Pedri masuk menggantikan Mikel Oyarzabal serta Fabian Ruiz untuk menambah kreativitas serangan.
Lionel Scaloni merespons lewat pergantian pemain selepas hydration break. Ia memasukkan Facundo Medina dan Giuliano Simeone demi menambah daya gedor. Sementara itu, Spanyol memasukkan Nico Williams dan Mikel Merino pada menit ke-75.
Tekanan Spanyol semakin meningkat pada 20 menit terakhir. Emi Martinez dipaksa bekerja keras dengan menggagalkan peluang emas dari Pedri dan Pau Cubarsi yang nyaris mengubah papan skor.
Drama terjadi pada menit ke-90+3. Enzo Fernandez melakukan pelanggaran keras terhadap Pau Cubarsi dalam duel perebutan bola. Wasit mengeluarkan kartu kuning kedua, membuat gelandang Argentina itu harus meninggalkan lapangan lebih cepat.
Meski unggul jumlah pemain, Spanyol gagal memanfaatkannya. Ketangguhan Emi Martinez berkali-kali menggagalkan peluang Spanyol. Skor 0-0 pun bertahan hingga waktu normal usai. Pertandingan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.
Pada perpanjangan waktu, La Furia Roja langsung meningkatkan intensitas serangan. Rodri dkk terus menggempur pertahanan Argentina yang kini bermain dengan 10 orang.
Baru empat menit berjalan, Nico Williams hampir memecah kebuntuan melalui sundulan tajam. Namun, Emiliano Martinez sekali lagi melakukan penyelamatan luar biasa.
Pendukung Spanyol sempat bersorak ketika Nico Williams berhasil menjebol gawang Argentina lewat kemelut di depan gawang. Sayangnya, wasit menganulir gol tersebut setelah mendapat konfirmasi VAR karena terjadi pelanggaran dalam prosesnya.
Gol yang ditunggu akhirnya lahir pada menit ke-106. Berawal dari pergerakan Nico Williams di sisi kiri, bola sundulannya mengarah ke Ferran Torres yang berdiri bebas di depan gawang.