“Untuk penyebab pastinya masih dalam penyelidikan,” ujarnya.
Saat kebakaran terjadi, aliran listrik di sekitar lokasi turut dipadamkan untuk mendukung proses pemadaman. Jamaluddin mengatakan PLN merespons cepat dengan memutus aliran listrik di lokasi.
“Saat kejadian listrik sempat dipadamkan. Respons dari pihak PLN sangat cepat untuk langsung memadamkan arus,” katanya.
Jamaluddin mengatakan nilai kerugian akibat kebakaran belum dapat dipastikan. Pendataan terhadap kerusakan bangunan dan kemungkinan kendaraan yang ikut terbakar masih dilakukan.
“Belum bisa dipastikan, nanti akan dijelaskan setelah proses pendataan selesai,” ujarnya.
Untuk menampung warga yang terdampak, aparat berencana menyiapkan posko pengungsian di lapangan yang berada di tengah kompleks, dekat masjid. Lokasi tersebut masih dikoordinasikan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar.
“Rencananya akan disiapkan posko pengungsian di lapangan yang ada di tengah kompleks, dekat masjid. Saat ini kami masih menunggu koordinasi dengan BPBD untuk menentukan lokasi terbaik, termasuk penyiapan dapur umum,” kata Jamaluddin.
Jamaluddin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan kebakaran, termasuk Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Makassar, Polri, TNI, serta tim pemadam kebakaran dari Kodim 1408/Makassar.