<strong>diswaysulsel.com, TAKALAR </strong>- Komitmen kejaksaan Negeri (Kejari) Takalar untuk melakukan upaya preventif terhadap pelanggaran hukum ditingkat Desa terus berlanjut. Program Kejari Takalar bertitel "Jamila Jaga Desa" yang mengedepankan pendekatan humanis itu pun semakin populer dan menjadi perbincangan masyarakat di tingkat pemerintahan Desa diKabupaten ini. Terbaru, Kepala Kejaksaan Negeri Takalar, Andi Tenriawaru SH MH. kembali melaksanakan kegiatan penerangan hukum untuk pemerintah yang berlangsung diaula kantor kecamatan Galesong Selatan, Kamis (26/10/2023). Di kecamatan Galesong Selatan ini, kegiatan penerangan hukum dihadiri oleh para kepala desa dan aparatnya serta puluhan anggota BPD. Seperti biasa, kedatangan orang nomor satu dilingkup Kejari Takalar ini didampingi pihak dari Inspektorat dan jajarannya. Mantan Kajari Morowali yang akrab disapa Ibu Tenri, menyampaikan pandangan-pandangan hukum dan mempersilahkan para audince untuk sharing terkait permasalahan hukum yang sering terjadi ditingkat Desa. Dalam kesempatan tersebut, Aksin Suarso salah satu perwakilan kepala Desa dikecamatan Galesong Selatan, mengatakan pihaknya selaku kepala desa merasa terbantu dengan adanya program 'Jamila Si Jelita'. Aksin Suarso yang tak lain adalah Kades Bontokassi ini juga menyampaikan dukungannya terhadap pola pendekatan yang dilakukan pihak Kejaksaan Negri Takalar. menurutnya, dengan adanya kegiatan penerangan hukum dari korsp Adhyaksa itu, pihak desa tidak lagi canggung atau ragu dalam melakukan aktifitas penggunaan dana Desa. "Alhamdulillah, program dari kejaksaan ini sangat bermanfaat buat kami para kepala Desa, lewat penerangan hukum dan sharing langsung dengan pihak kejaksaan kami bisa lebih tau rambu-rambu dari setiap peristiwa hukum yang kemungkinan bisa menjerat pemerintah desa, kami juga bisa mendapatkan pencerahan bila mana ada kegiatan yang dianggap rawan bersoal dengan hukum," ungkap Kepala Desa yang dikenal Religius. Lebih jauh, Aksin Suarso yang saat ini masih diamanahkan sebagai ketua BKPRMI itu pun mengapresiasi sikap dan keramahan dari Kajari Takalar. Baginya komunikasi humanis yang dipertontongkan pihak Kejaksaan adalah suatu bentuk adab yang patut ditiru. "Tadi sempat berkomunikasi dengan Ibu Kajari dipertemuan, Alhamdulillah beliau begitu bersahabat dan humanis kepada kami para kepala desa. Sempat pula tadi teman-teman bercerita kalau dengan gaya seperti ini kita lebih enak bicara dan tidak canggung menyampaikan permasalahan kepada pihak kejaksaan" Ucap Kades Bontokassi dengan senyum khasnya. (Adlan)
Program Jamila Jaga Desa dari Kejari Takalar, Kades Merasa Terbantu
Kamis 26-10-2023,20:45 WIB
Reporter : Muhammad Fadly
Editor : Muhammad Fadly
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 24-07-2026,08:30 WIB
Dituding Selewengkan Dana BOS Rp1,1 Miliar, Kamad MTsN Gowa Bantah
Jumat 24-07-2026,05:57 WIB
Tepat di Hari Anak Nasional, Hakim PN Makassar Jatuhkan Vonis Berat Kasus Bilqis
Jumat 24-07-2026,09:18 WIB
Pemkab Gowa Sambut Positif Sekolah Nasional Terintegrasi
Jumat 24-07-2026,12:07 WIB
Pelaku UMKM Alliritengae Belajar Buat QRIS, Siap Layani Transaksi Digital
Jumat 24-07-2026,11:44 WIB
Pengadilan Negeri Makassar Perkuat Komitmen Peradilan Bersih Lewat Sosialisasi SEMA Pengajuan Kasasi
Terkini
Jumat 24-07-2026,17:26 WIB
Sidak DPRD Makassar Pertanyakan Green River View 50 Hektare dengan 11 Klaster Milik GMTD Tak Punya Masjid
Jumat 24-07-2026,15:50 WIB
BNI Tegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas
Jumat 24-07-2026,13:31 WIB
Marga Tho Makassar Tetapkan AM Putranto sebagai Warga Kehormatan
Jumat 24-07-2026,12:07 WIB
Pelaku UMKM Alliritengae Belajar Buat QRIS, Siap Layani Transaksi Digital
Jumat 24-07-2026,12:03 WIB