<strong>diswaysulsel.com, MAKASSAR </strong>- Korupsi di sektor pelabuhan menjadi salah satu lagu lama yang terus berulang. Oknum pejabat yang memanfaatkan posisi untuk mendulang rupiah baik dari penumpang maupun logistik barang. Untuk itu, langkah-langkah pencegahan di lakukan baik melalui pemotongan jalur administrasi dan digitalisasi di segala lini di sektor pelabuhan. Hal ini diungkapkan oleh Tenaga Ahli Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK), Febriantoro ketika ditemui awak media selepas menjadi salah satu pemateri dalam Sosialisasi Aksi Stranas PK di Ruang Senat, Rektorat Unhas, Rabu 31 Januari 2024. "Semua digitalisasi stakeholder kementrian harus melalui by one gate system (sistem satu pintu) supaya mudah aksesnya, kita mengurangi revisi dokumen dan transparansi," ujarnya. Dengan pemotongan jalur administrasi menggunakan digitalisasi biaya logistik pun dapat ditekan. Untuk itu Pelindo-pun digandeng sebagai salah satu leading sektor dalam pengaturan pelabuhan. "Target kita penurunan biaya logistik, semakin banyak proses semakin banyak birokrasi semakin mahal biaya logistik kita makanya kita pangkas, dari gudang penjual hingga gudang pembeli," imbuhnya. Direktur Utama Pelindo, Arif Suhartono menyampaikan dengan bantuan Stranas PK, tranformasi di berbagai bidang di Pelabuhan dapat dengan cepat dilakukan. "Pelindo adalah melakukan transformasi atas pelayanan, kita melakukan transformasi di seluruh pelabuhan secara bertahap," jelasnya. Dikesempatan yang sama Kepala Balai Karantina Indonesia, Sahat menuturkan balai karantina menjadi salah satu aspek penting dalam memaksimalkan penataan pelabuhan termasuk dalam pencegahan korupsi. "Kita ingin tindakan karantina menjadi suatu sistem, pendekatan nya sistem terintegrasi dengan institusi lain, sehingga dokumen yang mengalir kesitu sesuai fisiknya dan di share ke kementerian lembaga di pelabuhan sehingga ada transparansi," pungkasnya. "Ke depan masih bisa kita maksimalkan upaya tersebut dengan penataan pelabuhan yang menjadi entitas yang menjadi sorotan pemerintah bersama Pelindo," sambungnya. (Fath)
Redam Korupsi di Pelabuhan
Kamis 01-02-2024,07:32 WIB
Reporter : Muhammad Fadly
Editor : Muhammad Fadly
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 06-09-2026,11:06 WIB
Limbah Ikan Paotere dan Peluang Membangun Ekonomi Sirkular
Sabtu 05-09-2026,22:51 WIB
Appi Naikkan Batas Penerima Iuran Sampah Gratis hingga 1.300 VA
Minggu 06-09-2026,11:15 WIB
Pemkot Makassar Perluas Iuran Sampah Gratis, 12.501 KK Tamalanrea Berpotensi Menerima
Minggu 06-09-2026,15:41 WIB
Pemkot Makassar Perluas Iuran Sampah Gratis untuk 12.361 KK di Kecamatan Panakkukang
Minggu 06-09-2026,12:50 WIB
Kritisi RUU Perampasan Aset, PB Pemuda Muslimin Soroti Ancaman Bagi Dunia Usaha
Terkini
Minggu 06-09-2026,21:09 WIB
Pemkab Gowa Tegaskan Penunjukan Plt Sesuai Aturan, Firdaus : Gaji Pegawai Terhambat Cut-off Setwan
Minggu 06-09-2026,18:46 WIB
Bayar Air PDAM, Warga Kalabirang Takalar Malah Dapat Air Keruh, Ada Ancaman Kesehatan?
Minggu 06-09-2026,17:38 WIB
Ketum SOKSI Misbakhun Dorong Kepengurusan Golkar Sulsel Akomodir Ormas Pendiri
Minggu 06-09-2026,16:19 WIB
Dorong SOKSI Sulsel Masifkan Konsolidasi, Misbakhun: Harus Berdampak pada Penguatan Golkar
Minggu 06-09-2026,15:41 WIB