DPRD Kota Makassar
PEMKOT MAKASSAR

Idrus Marham: Alumni UIN Alauddin Harus Jadi Episentrum Pengabdian Umat dan Bangsa

Idrus Marham: Alumni UIN Alauddin Harus Jadi Episentrum Pengabdian Umat dan Bangsa

--

DISWAY SULSEL  —Badan Pengurus Ikatan Alumni UIN Alauddin Makassar menggelar buka puasa bersama dengan mengangkat tema “Alumni Berkiprah, Bangsa Berjaya”. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Sultan Alauddin & Convention, Jumat (27/2/2026), dan dihadiri sekitar 300 pimpinan universitas serta alumni.

Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Hamdan Juhannis, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Ikatan Alumni yang telah menginisiasi kegiatan silaturahmi akbar tersebut.

“Selaku pimpinan universitas, saya mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum Ikatan Alumni UIN Alauddin Makassar yang memberi arahan kepada kita sehingga bisa melakukan silaturrahmi sekaligus membangun sinergi antara pengurus IKA Pusat dan pimpinan UIN Alauddin Makassar, mulai dari rektor hingga ketua jurusan,” ujarnya.

Menurut Prof Hamdan, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat peran alumni dalam mendukung kemajuan bangsa. Ia menyebut, jumlah alumni UIN Alauddin Makassar  telah mencapai kurang lebih 100 ribu orang yang tersebar di berbagai provinsi di Indonesia.

“Di sini juga kita mencoba memuatkan berbagai program IKA yang selanjutnya bisa menguatkan peran alumni. Itulah sebabnya kita memberi tema tersebut, agar alumni semakin bergairah dan aktif, bukan hanya di pusat, tetapi juga di berbagai daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua IKA UIN Alauddin, Idrus Marham, menegaskan  tema “Alumni Berkiprah, Bangsa Berjaya” sejalan dengan semangat pengabdian yang selalu ditekankan saat prosesi wisuda.

“Ramadan ini kita lihat sebagai momentum untuk wisuda kembali, penguatan komitmen. Pada saat wisuda, pimpinan universitas melepas alumninya dengan motivasi dan komitmen untuk mengabdi serta berjuang bagi kemajuan umat dan bangsa. Itu inti dari semuanya,” jelasnya.

Idrus menambahkan, pengembangan UIN Alauddin ke depan harus melanjutkan perjuangan dakwah Islam yang pernah diletakkan oleh Sultan Alauddin pada 1607 saat Islam berkembang di wilayah Kerajaan Gowa.

“Alumni harus berpikir dalam kerangka pengabdian untuk kepentingan umat dan bangsa. UIN Alauddin ini harus menjadi episentrum syiar Islam dengan program-program nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat,” katanya.

Ia memaparkan, terdapat tiga orientasi utama program IKA, yakni membantu menyelesaikan persoalan rakyat, memenuhi kebutuhan umat dan masyarakat, serta mendorong terwujudnya harapan kehidupan yang lebih baik di masa depan.

Untuk merealisasikan hal tersebut, IKA UIN Alauddin akan membangun sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, DPR, kepolisian, dan pemangku kepentingan lainnya.

“Ini tidak bisa dilakukan sendiri. Harus bersama-sama. Kita mengonsolidasikan dan mengoordinasikan seluruh potensi yang ada, ide dari IKA dan UIN, fasilitas dari pengusaha, serta dukungan pemerintah daerah menjadi satu kekuatan untuk kepentingan umat dan bangsa,” tegasnya.

Idrus juga menekankan pentingnya nilai silaturahmi yang berlandaskan semangat ta’awun atau saling tolong-menolong, saling mendukung, dan saling melindungi dalam mewujudkan cita-cita bersama.

Idrus berharap, melalui momentum Ramadan ini, IKA UIN Alauddin Makassar diharapkan semakin solid dalam memperkuat kontribusi alumni, baik di tingkat regional maupun nasional, demi terwujudnya bangsa yang berjaya.(*)

Sumber: