Kota Bersih Dimulai dari Kekuasaan yang Bersih
Mashud azikin (kiri) bersama ketua TP PKK kota Makassar, Melinda Aksa.--
Melinda telah memberikan klarifikasi.
Sebagai orang yang mengenalnya dalam kerja bersama, saya melihat ketegasan itu bukan semata-mata sebagai upaya mempertahankan citra, melainkan bagian dari karakter yang selama ini saya cermati: sederhana dalam sikap, cerdas dalam membaca persoalan, dan teguh ketika berhadapan dengan prinsip.
Barangkali itulah sebabnya judul buku tersebut terasa semakin relevan.
Buku itu memang untuk anak-anak.
Namun, pelajarannya ternyata untuk kita, orang dewasa.
Bahwa menjaga lingkungan bukan hanya soal membersihkan sampah dari pantai.
Kadang-kadang, kita juga harus membersihkan ruang publik dari kebiasaan meminjam nama, menyalahgunakan kewenangan, dan mengubah kepercayaan menjadi transaksi.
Sebab, kota yang bersih bukan hanya kota yang pantainya bebas sampah.
Sumber:

