Realisasi Program Masih Rendah, Komisi A DPRD Makassar Minta SKPD Serius Realisasikan Anggaran
--
DISWAY, SULSEL — Hingga saat ini, capaian realisasi program kerja sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) masih rendah.
Hal itu diketahui saat dilakukan Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) 2025 yang digelar di ruang Komisi A DPRD Kota Makassar, Jumat, 11 Juli 2025.
Hal ini pun sangat disesalkan Komisi A DPRD Kota Makassar.
Usai rapat, anggota Komisi A DPRD Kota Makassar Tri Sulkarnaen mengaku menyayangkan lambannya progres pelaksanaan program sejumlah SKPD.
Dia menekankan bahwa memasuki triwulan ketiga seharusnya capaian program sudah menembus angka 50 persen.
“Ini sudah triwulan ketiga, tetapi capaian masih di bawah 50 persen. Kalau begini, dikhawatirkan pengelolaan program di akhir tahun bisa tergesa-gesa dan berisiko merugikan pemerintah kota maupun masyarakat,” ujar Tri Sulkarnaen.
Dia juga menyoroti perlunya keseriusan dari SKPD dalam merealisasikan anggaran dan kegiatan agar tidak terjadi akumulasi pekerjaan di akhir tahun anggaran.
“Kalau dibiarkan, bukan hanya kinerja yang terhambat, tapi pelaksanaan APBD pun jadi tidak optimal,” lanjutnya.
Salah satu catatan penting dari rapat tersebut adalah permasalahan di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar.
Disebutkan bahwa terdapat anggaran protokoler yang sudah tidak dapat dimanfaatkan karena terjadi pergeseran fungsi dan kebijakan internal.
Hal ini dinilai sebagai bentuk ketidaksiapan dalam perencanaan awal program.
“Ke depan, perencanaan harus lebih matang. Jangan sampai anggaran yang ada tidak bisa digunakan karena perubahan struktur kegiatan. Ini akan berdampak pada efektivitas layanan publik,” tegas Tri sapaannya.
Selain itu, pihak Komisi A DPRD Kota Makassar juga mengingatkan agar pengadaan sistem keamanan seperti CCTV dilakukan secara maksimal.
Kualitas dan keamanan data harus dijaga agar tidak hanya sekadar pemasangan simbolik tanpa dampak jangka panjang.
Sumber:

