Cuaca Ekstrem, Disdik Sulsel Bolehkan Sekolah Virtual
BELAJAR OFFLINE--- Suasana siswa di salah satu SMA sedang belajar di kelas. Saat ini, Disdik Sulsel memberi sinyal sekolah virtual mengingat cuaca yang ekstrem--
HARIAN DISWAY,MAKASSAR---Cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini disikapi Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel dengan membolehkan sekolah virtual. Dalam skema sekolah virtual ini, proses belajar mengajar siswa dialihkan via daring atau online.
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sulsel, Andi Iqbal Najamuddin menyampaikan, sudah mengeluarkan surat edaran atau SE terkait sekolah virtual saat cuaca ekstrem.
"SE sudah kita sampaikan ke sekolah kalau cuaca ekstrem bisa dilakukan sekolah virtual," tulis Andi Iqbal via pesan whatshapp saat dikonfirmasi Disway, Rabu (25/2/2026).
Kata pria berjanggut itu, surat edaran sekolah virtual itu sudah lama dikeluarkan. "Sudah lama," katanya.
Kepala UPT SMA Negeri 8 Gowa, Abd Rahman yang dihubungi terpisah membenarkan adanya surat edaran Disdik Sulsel terkait sekolah virtual di tengah cuaca ekstrem.
Rahman mengaku pihaknya tengah mempertimbangkan untuk mengalihkan siswanya belajar virtual mengingat kondisi cuaca yang cukup ekstrem dalam beberapa terakhir.
"Sudah lama surat edaran sekolah virtual dikeluarkan Disdik Sulsel Dinda. Kita pun tengah mengkondisikan untuk mengalihkan siswa belajar virtual," jelas Rahman.
RILIS BMKG
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan yang berlaku pada 24 Februari hingga 1 Maret 2026.
Dalam rilis BMKG Wilayah IV itu menyebutkan, potensi cuaca ekstrem tersebut dapat memicu berbagai bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang, hingga gelombang tinggi.
BMKG menjelaskan, peningkatan curah hujan dipicu oleh kombinasi dinamika atmosfer berupa aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO), Gelombang Kelvin, Gelombang Rossby, serta konvergensi angin yang mendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah Sulawesi Selatan.
Hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat diprakirakan terjadi di wilayah Parepare, Barru, Pangkajene Kepulauan, Maros, Makassar, Gowa, Takalar, dan Kepulauan Selayar.(rus)
Sumber:

